Selasa, 16 April 2013

Aakk... dokter gigi again, and again!!!

Halooo... ini saya di sini yang baru selesai galau akibat dokter gigiiii T__T

Biasa lahhh.. maklumin aja.

Pokoknya aku sekarang kalau kalian lihat galau, bukan karena patah hati pastinya, tapi PASTI karena dokter gigi huhuhuh.


Haduhh bingung dah... aku nggak tahu harus pergi kemana lagi, nggak tahu harus ke dokter gigi yang mana lagiiii...yang bisa cocok sama aku dan bikin aku gak galauuu huhuhhu T_T

Ada yang mau rekomendasikan dokter gigi yang baik hati walau gigi pasiennya penyakitan dan super parah?? Kalau ada dokter gigi yang kayak gitu aku mauuu dehhh.

Kenapa? Apa bermasalah lagi sama dokter gigi yang sekarang?

Ngg... nggak sih sebenarnya. Cuman... rada nggak nyaman juga, plus sebaik-baiknya nih dokter, aku tetap saja galau nyatanya!


Memang sih senang karena gigi nggak dicabut, tapi duhh... ke dokter yang ini kok gigi selalu sakit yak?? Padahal seumur-umur kalau aku tambal gigi, nggak pernah tuh sakit, paling ngilu-ngilu dikit. Lha ini... sekali periksa pasti ada sakitnya, mana sakitnya pake maknyusss pula huhuhu T__T

Dokternya sih baik (untungnya), aku suka kok. Tapi ada beberapa hal juga yang aku nggak sreg, yang bikin perasaan rada nggak enak, tapi aku nggak tahu apa...

Yang jelas, salah satu yang aku nggak suka adalah perawatnya banyak, ada dua. Laki-laki dan perempuan. Trus ada 3-4 paramedis yang selalu standby di dalam ruangan, nggak tahu ngapain. Mungkin itu anak-anak kedokteran gigi yang lagi praktik atau apalah... soalnya setiap aku diutak-atik giginya, itu 3-4 orang termasuk dua perawatnya ngelilingin kursi astronot sambil memperhatikan lekat-lekat si dokter gigi ngelakuin apa aja ke gigiku..huhu. Kesal kan... Ya sapa yang nggak kesal, dipelototin banyak orang, pas lagi mangap dan giginya diutak-atik... :/

Iya kalau satu orang nggak apa-apa, lha ini 4-5 orang. Mana berisik lagi. Nggak berisik sih.. merekanya sih bisik-bisik doang 'psst..psst...' gitu. Tapi tetap aja bikin sebel. Berasa sedang digosipin -__-

Kadang pake cekikikan pula.

Ya udahlah biarkan mereka berkembang... maklumin aja kalau saya nya sensi, :p

Trus.... ya... apakah gigiku udah beres diobatin??

BELUM sodara-sodaraaa...

Saya harus kembali  DUA HARI lagi T__T

Ya Allah.. kapan beresnya dah... seumur-umur aku kalau tambal gigi biasanya dua kali pertemuan doang :/

Bukannya apa.. lama-lama tekor ini. Habisnya satu kali berobat kelur Rp 100.000. Ini sudah dua kali pertemuan, dah keluar dua ratus! Tapi belum ada perbaikan berarti dari gigi saya T__T

Kata dokternya gigiku masih sakit, jadi harus diobatin lagi.

Ya iya sih.. memang masih sakit.

Pertemuan pertama kan diobati, nah pertemuan kedua ini ternyata perawatan syarafnya, entah diapain... Dan itu sakitnya minta ampunnn pake gila bangetttt!! T__T

Ini adalah sakit yang paling menyakitkan seumur-umur aku berurusan sama dokter gigiii!! T__T *nangis*

Sampai detik ini aja aku masih terbayang-bayang sakitnya tadii..

Memang, sakitnya cuma pas sebagian syarafku dibuang sajaaa. Tapi ya Allah... sakitnya minta ampunnnnn T__T

Aku sampai nangisss... air mata bercucuran...

Pas dibor nggak sakit, cuma pas syarafnya diutak-atik (diambil dan dibuang kayaknya), ya Allah....

Sakitnya cuma sebentar, tapi itu jujur aja bikin aku trauma. Karena bahkan sampai sekarang rasa sakit saat itu selalu terbayang di benakku, dan itu bikin aku ada rasa takut seniri...

Iyaa... ini pertama kalinya aku NANGIS saat ke dokter gigi. Karena memang ini yang paling sakit dan sakitnya ampun-ampunan GILAA!

Dan disuruh kembali hari Jum'at?? Hanya bisa berharap sakit itu tak terulang lagi...huhuhuhuhu Dan semoga ini gigi cepat sehatttt.

Oh ya, ini hari Selasa kan? Loh, bukannya waktu tuh disuruh balik hari jum'at atau Sabtu?

Iyaa... aku baru datang hari ini, pasalnya aku salah 'dengar' atau salah 'ingat'. Dipikiranku disuruh datang hari Sabtu atau hari Minggu :/

Karena hari Minggu itu ada praktik, jadi Sabtu dipake sibuk belajar dan nulis laporan. Dan hari Minggunya ternyata praktik sampai jam 8 malam!!Hhhh... jadinya nggak bisa ke dokter. Hari Senin juga nggak bisa. Pas aku datang tadi, tuh dokter langsung nanya dengan nada (mungkin) kecewa atau marah, "Janjinya sama saya datang kapan?"

Aku hanya nyengir minta maaf dan bilang, "iya, dok.. maaf, ada praktikum..."


Halooo... ini saya di sini yang baru selesai galau akibat dokter gigiiii T__T

Biasa lahhh.. maklumin aja.

Pokoknya aku sekarang kalau kalian lihat galau, bukan karena patah hati pastinya, tapi PASTI karena dokter gigi huhuhuh.


Haduhh bingung dah... aku nggak tahu harus pergi kemana lagi, nggak tahu harus ke dokter gigi yang mana lagiiii...yang bisa cocok sama aku dan bikin aku gak galauuu huhuhhu T_T

Ada yang mau rekomendasikan dokter gigi yang baik hati walau gigi pasiennya penyakitan dan super parah?? Kalau ada dokter gigi yang kayak gitu aku mauuu dehhh.

Kenapa? Apa bermasalah lagi sama dokter gigi yang sekarang?

Ngg... nggak sih sebenarnya. Cuman... rada nggak nyaman juga, plus sebaik-baiknya nih dokter, aku tetap saja galau nyatanya!


Memang sih senang karena gigi nggak dicabut, tapi duhh... ke dokter yang ini kok gigi selalu sakit yak?? Padahal seumur-umur kalau aku tambal gigi, nggak pernah tuh sakit, paling ngilu-ngilu dikit. Lha ini... sekali periksa pasti ada sakitnya, mana sakitnya pake maknyusss pula huhuhu T__T

Dokternya sih baik (untungnya), aku suka kok. Tapi ada beberapa hal juga yang aku nggak sreg, yang bikin perasaan rada nggak enak, tapi aku nggak tahu apa...

Yang jelas, salah satu yang aku nggak suka adalah perawatnya banyak, ada dua. Laki-laki dan perempuan. Trus ada 3-4 paramedis yang selalu standby di dalam ruangan, nggak tahu ngapain. Mungkin itu anak-anak kedokteran gigi yang lagi praktik atau apalah... soalnya setiap aku diutak-atik giginya, itu 3-4 orang termasuk dua perawatnya ngelilingin kursi astronot sambil memperhatikan lekat-lekat si dokter gigi ngelakuin apa aja ke gigiku..huhu. Kesal kan... Ya sapa yang nggak kesal, dipelototin banyak orang, pas lagi mangap dan giginya diutak-atik... :/

Iya kalau satu orang nggak apa-apa, lha ini 4-5 orang. Mana berisik lagi. Nggak berisik sih.. merekanya sih bisik-bisik doang 'psst..psst...' gitu. Tapi tetap aja bikin sebel. Berasa sedang digosipin -__-

Kadang pake cekikikan pula.

Ya udahlah biarkan mereka berkembang... maklumin aja kalau saya nya sensi, :p

Trus.... ya... apakah gigiku udah beres diobatin??

BELUM sodara-sodaraaa...

Saya harus kembali  DUA HARI lagi T__T

Ya Allah.. kapan beresnya dah... seumur-umur aku kalau tambal gigi biasanya dua kali pertemuan doang :/

Bukannya apa.. lama-lama tekor ini. Habisnya satu kali berobat kelur Rp 100.000. Ini sudah dua kali pertemuan, dah keluar dua ratus! Tapi belum ada perbaikan berarti dari gigi saya T__T

Kata dokternya gigiku masih sakit, jadi harus diobatin lagi.

Ya iya sih.. memang masih sakit.

Pertemuan pertama kan diobati, nah pertemuan kedua ini ternyata perawatan syarafnya, entah diapain... Dan itu sakitnya minta ampunnn pake gila bangetttt!! T__T

Ini adalah sakit yang paling menyakitkan seumur-umur aku berurusan sama dokter gigiii!! T__T *nangis*

Sampai detik ini aja aku masih terbayang-bayang sakitnya tadii..

Memang, sakitnya cuma pas sebagian syarafku dibuang sajaaa. Tapi ya Allah... sakitnya minta ampunnnnn T__T

Aku sampai nangisss... air mata bercucuran...

Pas dibor nggak sakit, cuma pas syarafnya diutak-atik (diambil dan dibuang kayaknya), ya Allah....

Sakitnya cuma sebentar, tapi itu jujur aja bikin aku trauma. Karena bahkan sampai sekarang rasa sakit saat itu selalu terbayang di benakku, dan itu bikin aku ada rasa takut seniri...

Iyaa... ini pertama kalinya aku NANGIS saat ke dokter gigi. Karena memang ini yang paling sakit dan sakitnya ampun-ampunan GILAA!

Dan disuruh kembali hari Jum'at?? Hanya bisa berharap sakit itu tak terulang lagi...huhuhuhuhu Dan semoga ini gigi cepat sehatttt.

Oh ya, ini hari Selasa kan? Loh, bukannya waktu tuh disuruh balik hari jum'at atau Sabtu?

Iyaa... aku baru datang hari ini, pasalnya aku salah 'dengar' atau salah 'ingat'. Dipikiranku disuruh datang hari Sabtu atau hari Minggu :/

Karena hari Minggu itu ada praktik, jadi Sabtu dipake sibuk belajar dan nulis laporan. Dan hari Minggunya ternyata praktik sampai jam 8 malam!!Hhhh... jadinya nggak bisa ke dokter. Hari Senin juga nggak bisa. Pas aku datang tadi, tuh dokter langsung nanya dengan nada (mungkin) kecewa atau marah, "Janjinya sama saya datang kapan?"

Aku hanya nyengir minta maaf dan bilang, "iya, dok.. maaf, ada praktikum..."


Rabu, 10 April 2013

Dokter gigi, again!!!

Kemarin aku ke dokter gigi,...

Rencananya mau ngeposting begitu habis pulang dari dokter gigi..

Tapi ternyata... pulang-pulang aku sukses galau segalau-galaunya.

Jangankan mau buka blog, buka Twitter aja rasanya enggan dan malas-malasan..

Perasaanku itu udah persis banget kayak, "Hidup segan mati pun tak mau."

Galau malam ini beda banget deh dengan galau sebelum2nya. Masalahnya ini menyangkut gigi juga kan T_T, salah satu bagian tubuh yang mesti dijaga sepanjang hidup masih bisa menjaganya...

You know, aku punya masalah gigi karena bawaan lahir. Udahnya bawaan lahir, ditambah fktor-faktor buruk juga..

Bawaan lahir tuh, maksudnya gigiku memang terlahir dengan email tipis sehingga kalau perawatan gigi kurang baik ya bisa jadi gigi mudah keropos. 

Namanya juga aku nggak tahu kalau punya kelainan gigi, jadi selama ini aku gak ekstrem-ekstrem banget ngerawatnya. Masih sama kayak orang-orang lah, sikat gigi dua kali doang, trus jarang minum air putih (senangnya teh)..dan berbagai sifat buruk lainnya. 

Tahun lalu aku ke dokter gigi, aku disuruh minum obat penguat tulang gigi (karena gigiku termasuk tulang yg mudah rapuh), dan disuruh sikat gigi 3 kali, kalau perlu tiap habis akan! Buseett...  -_- Menurutku itu susah.. pasalnya kalau lagi di luar rumah, masa iya bawa sikat gigi kemana-mana, misalnya pas lagi makan di warung atau dimana gitu. Makanya jarang kulakukan. Aku cuma sikat gigi biasa aja, dua kali sehari.  Yah itu lah ya.. bandel.. jadinya nambah lagi deh gigi berlubang yang mesti ditambal tahun ini T__T

Aku pergi ke dokter gigi yang tahun lalu karena jujur aja aku sangat suka dan merasa nyaman dengan pelayanannya. Pokoknya nggak mau ke dokter gigi yang lain! Terlebih dokter giginya kupikir harusnya udah tahu struktur gigiku karena aku kan tahun lalu juga check up nya ke dia.  Berbekal sebotol aqua, tissue, dan tentunya katalog Oriflame (hihi), aku sama dua sahabtku pergi ke sana dengan jantung yang dag dig dug DER! Ya,... cuma aku sih yang gemetaran, mereka mah kagak -__- secara di sini yang mau dieksekusi giginya kan aku, bukan mereka huhu

Sebenarnya awalnya ermi menyarankanku untuk ke dokter gigi nya dia. Iya, jadi beberapa minggu yang lalu ermi pun sakit gigi, lebih parah dari aku giginya hehe. Dia sampai bengkak dan nangis sepanjang hari karena kesakitan. Kalau aku, selain yang kesakitan pada waktu itu, selain itu gak ada sakit yang berarti, apalagi sampai bengkak, untungnya sih..huhu.  ermi kemudian ke dokter gigi, dan dua giginya dicabut (dua geraham bawah kanan), karena memang sudah tak tertolong lagi, tinggal akar doang, mahkota giginya udah gak ada. Sebenarnya ada satu gigi lagi yang mesti dicabut, satu geraham yang sebelah kiri bawah, tapi ermi nggak mau. selain katanya lagi bokek (di dokter nya dia, cabut satu gigi Rp 75.000), belum lagi biaya pas ngobatin giginya yang sakit, katanya juga, "ntar aku makan gimana kalau semua geraham habis dicabut.." hehe.

Aku ngerti maksud ermi baik, menawarkan dokter giginya. Tapi aku karena merasa sudah suka banget sama dokter gigiku yang tahun lalu itu, so, aku menolak.  Karena tahu sendiri, aku tuh rewel banget sama persyaratan mengenai dokter gigi seperti apakah yang boleh merawat gigiku..huhu.

Pergilah kami semalam ke dokter gigi itu... Pergi jam 8 malam, kudu antri pula, karena ternyata sudah banyak pasien datang. Selama nunggu aku udah kayak orang gila sendirian stress sana-sini hehe, sampai dua sahabtku tertawa melihat ekspresiku 'yang mungkin aneh'. Berkali-kali mereka memberi semangat. Sambil nunggu, kita baca-baca katalog Oriflame hehe, 

Sampai...tiba lah giliranku, saat itu jam setengah 10. Makin DAG DIG DUG DER! >.<

Masuk, langsung ditanya, "Apa keluhanmu?"

Mungkin aku nya udah pasang muka mewek plus melas (aku nggak tahu), dokternya bilang, "Loh..kok nangis? Jangan nangis dulu..belum diapa-apain kok.." (padahal aku nggak nangis kok, takut sih iya :/)
Aku disuruh duduk di kursi astronot yang mengerikan itu..huhu

Kemudian gigiku diperiksa, ditanya, mana yang sakit? Aku kasih tahu, "Gigi atas.."

Dia lihat itu gigi, kemudian diobati.. (obatinya itu di bor plus ditambal sementara). Gak ada rasa sakit sih pas dibor dan diobati.

selesai. Dokternya nulis resep obat yg harus aku beli, obat untuk infeksi katanya. selama pengobatan, dia sempat nanya-nanya yg terkesan 'mentitath' atau 'menjudge', "kenapa giginya bisa begini? Malas sikat gigi ya?"

Nah.. INI! Ini yang selalu jadi alasanku nggak suka beberapa dokter gigi. Omongan dan cara mereka menegur itu, tidak mengenakkan. Ndanya juga tidak enak didengar. terkesan menyalahkan. Aku nggak suka dokter gigi yang menyalah-nyalahkan pasiennya. Dan aku merasa rajin sikat gigi kok. Tapi kenapa gigi bisa cepat brmasalah? Ya mana aku tahu -__-. Justru itu lah aku butuh dirawat dokter gigi dan diberi saransaran kan? Bukan malah ditanya-tanya dengan nada menuduh dan menyalahkan. Mending klau habis begitu, dia ngasih saran-saran. Nyatanya, nggak sama sekali.  Cuma bilang harus sikat gigi. Ya iya, aku juga tanpa dikasih tahu udah tahu kalau harus sikat gigi..huhu. Yang aku butuhin itu kata-kata yang menenangkan, plus saran-saran supaya gigi selalu sehat.

Di sini aku langsung kecewa banget... Dokter yang aku suka, dokter yang dkukagumi, dokter yang benar-benar kupikir telah membuatku nyaman, dokter yang sangat kupercaya... sukses menghancurkan imagenya di mata dan kepalaku.

Aku hanya diam setelah itu. Diam karena kecewa. Sempat aku bertanya-taya padanya, sekaligus ngetest ingin melihat bagaimana cara dia menjawab pertanyaanku. Aku tanya, "saya sudah sikat gigi 2 kali sehari. Aku juga sudah berhenti makan yang manis-manis. Tapi kenapa gigiku masih saja bermasalah?" (sebenarnya aku tahu, gigiku itu bawaan lahir. Emailnya tipis, jadi memang butuh perawatan extra, kalau tidak akan mudah keropos).

Jawabannya, "Hm... kenapa ya? Ya berarti cara nyikatnya nggak bersih. Ganti sikat dengan medium saja."

-__-

Ya udah lah.. aku udah kecewa banget pokoknya.  Dan sukses galau segalaunya saat dia bilang, "Nanti minum obat infeksi ini. Trus kembali seminggu lagi. Cabut giginya."

"Hah???" aku kaget. "Cabut gigi?" Masalahnya dia nggak pernah bilang mau cabut gigi pas tadi gigiku diobatin. Harusnya dia sebelum memutuskan setidaknya memberitahuku dulu, kalau gigiku harus dicabut. Masa tahu-tahu nyuruh kembali untuk cabut gigi -__-. Aku sudah bilang aku trauma ke dokter gigi justru karena cabut gigi. Aku udah ada tiga gigi yang dicabut, masa iya kudu cabut lagi?? -__-

Aku keluar ruangan dengan muka yang diam, sampai temanku bertaya, "kenapa? Dicabut giginya?"

Aku geleng kepala. Sepanjang perjalanan pulang aku banyak diamnya, asli galau gara-gara si dokter gigi T__T

Aku cerita ke temanku tentang betapa aku kecewa dan udah nggak suka lagi sama dokter yang ini. Aku kecewa karena menurutku dia sudah berubah. Dulu dia nggak seperti itu.. Bed banget. Dulu, di mataku dia sosok dokter yang lembut dan keibuan, serta cukup perhatian dengan keadaan gigiku... bukan tukang menjudge dan nyalah-nyalahin nggak guna gitu. Kenapa nggak guna? Ya krarena menurutku, gigi pasien sudah sakit dan bermasalah, disalah-salahin juga percuma kan?? Yang ada tuh dokter harusnya menenangkan pasiennya dan bantu mengobati plus memberi saran bagaimana cara merawat gigi. Struktur gigi tiap pasien itu beda-beda, dan perawatannya juga beda loh..

Aku teringat sama dokternya ermi. Ermi cerita betapa baik dan lembutnya dokternya itu. Akhirnya aku minta dia antar aku ke dokter gigi itu.

"Memang nggak apa-apa ganti dokter kalau sudah berobat ke dokter gigi yang lain?"

Aku bilang, "Ah..tak apa, deh. Coba aja dulu konsultasi."

Tadi, sekitar jam 8 malam (karena nunggu hujan reda), kita berempat, aku, Ermi, dan dua sahabatku yang lain, kak Iren dan Rina, akhirnya pergi ke dokter gigi lagi. Aku duduk gelisah di ruang antri, masalahnya suara bor dari dalam ruangan tuh terdengar sampi keluar dan aku rada penakut dengar suara alat-alat dokter gigi itu. huhuhu. Gigi jadi cenat cenut dengarnya :/

Nunggunya nggak terlalu lama, habis satu pasien keluar, aku langsung dipanggil. Dag dig dug berhadapan sama dokter baru. Dokternya laki-laki tua, sudah haji. Suaranya lembut.

"Kenapa giginya?"

Aku bilang gigiku nggak tahu kenapa. Aku pengen periksa saja semuanya, kalau ada yang bermasalah tolong diobati, gitu kataku hehe.

Dokternya suruh duduk di kursi astronot, dan dia sambil bergurau, "Tinggimu berapa? Tinggi sekali."

"172." Padahal 174 ;p hehe

"Wah..tinggi sekali. Jadi pramugari saja."

Duh.. mana ada pramugari yang giginya penyakitan, dok..T__T

Dia periksa gigiku, dan langsung tahu kalau ada gigi berlubang yang sudah diobati. Dia tanya, "Ini diobati di dokter mana?"

Aku nyengir, agak takut dan nggak enak hati karena sebelum ke sini aku sudah berobat ke dokter yang lain. "Dokter di sana.." sambil nunjuk ke arah yang kira-kira dimana letak dokter gigi itu.

dia ketawa. "Trus, kok nggak kembali ke sana lagi?" tanyanya bingung, tapi tetap mengutak-atik gigiku. Aku diam saja, selalin karena disuruh mangap juga aku bingung mau jawab apa. Dalam hati bilang, "nggak suka sama dokterya." 

Dia sempat sentuh gigiku dengan kapas... dan...MAKNYUSSS rasa sakitnyaaaaa, gustiiiiii T__T

Sadissssss...sakitnya huhu. Dia kaget aku kesakitan, tapi dia menenagkan dan kemudian mengobati gigiku. Dokternya lembt banget dan terkesan menyayangi, sama sekali tak ada tuh yang marah-marah, "kenapa gigimu begini begitu??". Dia lembut banget seperti bapak sendiri deh..

Selesai diobatin dia bilang tiga hari lagi kembali. Dia kasih obat untuk kuminum, supaya gigi nggak sakit. Aku langsung jatuh hati sama dokternya, karena benar-benar dia lembut banget dan sama sekali nggak ada ngomong macam-macam. Dia juga humoris orangnya, jadi kita nggak terlalu tegang. Cuma kali ini aku nggak mau terlalu berekspektasi tinggi deh...takit ntar jadi kecewa banget :(

Yah..sejauh ini baik lah. Hanya saja ya itu... pas disentuh pake kapas tadi ...buseeettt sakitnya mak nyuss bangettt T_T. Sementara di dokter yang sebelumnya nggak terasa sakit, padhal sama-sama diobati. Duh, nggak tahu deh... bingung T__T

Semoga aja memilih dokter gigi yang ini adalah keputusan yag tepat... hiks...

Tapi keluar dari ruangan wajahku sumringah banget..kata temanku hehehe. Ya memang sih, senyumku lebar banget..walau tadi sempat sakit pas disentuh pake kapas, tapi lepas dari itu nggak sakit sama sekali dan juga dokternya membuatku nyaman banget. 

Kata kak iren, "Ekspresimu berbeda dengan ekspresimu pas keluar dari dokter gigi yang kemarin. Kemarin mukamu kayak orang sengsara yang lagi patah hati. Kayak mayat hidup." Hahahahha... siaauuulll!! XD


Kemarin aku ke dokter gigi,...

Rencananya mau ngeposting begitu habis pulang dari dokter gigi..

Tapi ternyata... pulang-pulang aku sukses galau segalau-galaunya.

Jangankan mau buka blog, buka Twitter aja rasanya enggan dan malas-malasan..

Perasaanku itu udah persis banget kayak, "Hidup segan mati pun tak mau."

Galau malam ini beda banget deh dengan galau sebelum2nya. Masalahnya ini menyangkut gigi juga kan T_T, salah satu bagian tubuh yang mesti dijaga sepanjang hidup masih bisa menjaganya...

You know, aku punya masalah gigi karena bawaan lahir. Udahnya bawaan lahir, ditambah fktor-faktor buruk juga..

Bawaan lahir tuh, maksudnya gigiku memang terlahir dengan email tipis sehingga kalau perawatan gigi kurang baik ya bisa jadi gigi mudah keropos. 

Namanya juga aku nggak tahu kalau punya kelainan gigi, jadi selama ini aku gak ekstrem-ekstrem banget ngerawatnya. Masih sama kayak orang-orang lah, sikat gigi dua kali doang, trus jarang minum air putih (senangnya teh)..dan berbagai sifat buruk lainnya. 

Tahun lalu aku ke dokter gigi, aku disuruh minum obat penguat tulang gigi (karena gigiku termasuk tulang yg mudah rapuh), dan disuruh sikat gigi 3 kali, kalau perlu tiap habis akan! Buseett...  -_- Menurutku itu susah.. pasalnya kalau lagi di luar rumah, masa iya bawa sikat gigi kemana-mana, misalnya pas lagi makan di warung atau dimana gitu. Makanya jarang kulakukan. Aku cuma sikat gigi biasa aja, dua kali sehari.  Yah itu lah ya.. bandel.. jadinya nambah lagi deh gigi berlubang yang mesti ditambal tahun ini T__T

Aku pergi ke dokter gigi yang tahun lalu karena jujur aja aku sangat suka dan merasa nyaman dengan pelayanannya. Pokoknya nggak mau ke dokter gigi yang lain! Terlebih dokter giginya kupikir harusnya udah tahu struktur gigiku karena aku kan tahun lalu juga check up nya ke dia.  Berbekal sebotol aqua, tissue, dan tentunya katalog Oriflame (hihi), aku sama dua sahabtku pergi ke sana dengan jantung yang dag dig dug DER! Ya,... cuma aku sih yang gemetaran, mereka mah kagak -__- secara di sini yang mau dieksekusi giginya kan aku, bukan mereka huhu

Sebenarnya awalnya ermi menyarankanku untuk ke dokter gigi nya dia. Iya, jadi beberapa minggu yang lalu ermi pun sakit gigi, lebih parah dari aku giginya hehe. Dia sampai bengkak dan nangis sepanjang hari karena kesakitan. Kalau aku, selain yang kesakitan pada waktu itu, selain itu gak ada sakit yang berarti, apalagi sampai bengkak, untungnya sih..huhu.  ermi kemudian ke dokter gigi, dan dua giginya dicabut (dua geraham bawah kanan), karena memang sudah tak tertolong lagi, tinggal akar doang, mahkota giginya udah gak ada. Sebenarnya ada satu gigi lagi yang mesti dicabut, satu geraham yang sebelah kiri bawah, tapi ermi nggak mau. selain katanya lagi bokek (di dokter nya dia, cabut satu gigi Rp 75.000), belum lagi biaya pas ngobatin giginya yang sakit, katanya juga, "ntar aku makan gimana kalau semua geraham habis dicabut.." hehe.

Aku ngerti maksud ermi baik, menawarkan dokter giginya. Tapi aku karena merasa sudah suka banget sama dokter gigiku yang tahun lalu itu, so, aku menolak.  Karena tahu sendiri, aku tuh rewel banget sama persyaratan mengenai dokter gigi seperti apakah yang boleh merawat gigiku..huhu.

Pergilah kami semalam ke dokter gigi itu... Pergi jam 8 malam, kudu antri pula, karena ternyata sudah banyak pasien datang. Selama nunggu aku udah kayak orang gila sendirian stress sana-sini hehe, sampai dua sahabtku tertawa melihat ekspresiku 'yang mungkin aneh'. Berkali-kali mereka memberi semangat. Sambil nunggu, kita baca-baca katalog Oriflame hehe, 

Sampai...tiba lah giliranku, saat itu jam setengah 10. Makin DAG DIG DUG DER! >.<

Masuk, langsung ditanya, "Apa keluhanmu?"

Mungkin aku nya udah pasang muka mewek plus melas (aku nggak tahu), dokternya bilang, "Loh..kok nangis? Jangan nangis dulu..belum diapa-apain kok.." (padahal aku nggak nangis kok, takut sih iya :/)
Aku disuruh duduk di kursi astronot yang mengerikan itu..huhu

Kemudian gigiku diperiksa, ditanya, mana yang sakit? Aku kasih tahu, "Gigi atas.."

Dia lihat itu gigi, kemudian diobati.. (obatinya itu di bor plus ditambal sementara). Gak ada rasa sakit sih pas dibor dan diobati.

selesai. Dokternya nulis resep obat yg harus aku beli, obat untuk infeksi katanya. selama pengobatan, dia sempat nanya-nanya yg terkesan 'mentitath' atau 'menjudge', "kenapa giginya bisa begini? Malas sikat gigi ya?"

Nah.. INI! Ini yang selalu jadi alasanku nggak suka beberapa dokter gigi. Omongan dan cara mereka menegur itu, tidak mengenakkan. Ndanya juga tidak enak didengar. terkesan menyalahkan. Aku nggak suka dokter gigi yang menyalah-nyalahkan pasiennya. Dan aku merasa rajin sikat gigi kok. Tapi kenapa gigi bisa cepat brmasalah? Ya mana aku tahu -__-. Justru itu lah aku butuh dirawat dokter gigi dan diberi saransaran kan? Bukan malah ditanya-tanya dengan nada menuduh dan menyalahkan. Mending klau habis begitu, dia ngasih saran-saran. Nyatanya, nggak sama sekali.  Cuma bilang harus sikat gigi. Ya iya, aku juga tanpa dikasih tahu udah tahu kalau harus sikat gigi..huhu. Yang aku butuhin itu kata-kata yang menenangkan, plus saran-saran supaya gigi selalu sehat.

Di sini aku langsung kecewa banget... Dokter yang aku suka, dokter yang dkukagumi, dokter yang benar-benar kupikir telah membuatku nyaman, dokter yang sangat kupercaya... sukses menghancurkan imagenya di mata dan kepalaku.

Aku hanya diam setelah itu. Diam karena kecewa. Sempat aku bertanya-taya padanya, sekaligus ngetest ingin melihat bagaimana cara dia menjawab pertanyaanku. Aku tanya, "saya sudah sikat gigi 2 kali sehari. Aku juga sudah berhenti makan yang manis-manis. Tapi kenapa gigiku masih saja bermasalah?" (sebenarnya aku tahu, gigiku itu bawaan lahir. Emailnya tipis, jadi memang butuh perawatan extra, kalau tidak akan mudah keropos).

Jawabannya, "Hm... kenapa ya? Ya berarti cara nyikatnya nggak bersih. Ganti sikat dengan medium saja."

-__-

Ya udah lah.. aku udah kecewa banget pokoknya.  Dan sukses galau segalaunya saat dia bilang, "Nanti minum obat infeksi ini. Trus kembali seminggu lagi. Cabut giginya."

"Hah???" aku kaget. "Cabut gigi?" Masalahnya dia nggak pernah bilang mau cabut gigi pas tadi gigiku diobatin. Harusnya dia sebelum memutuskan setidaknya memberitahuku dulu, kalau gigiku harus dicabut. Masa tahu-tahu nyuruh kembali untuk cabut gigi -__-. Aku sudah bilang aku trauma ke dokter gigi justru karena cabut gigi. Aku udah ada tiga gigi yang dicabut, masa iya kudu cabut lagi?? -__-

Aku keluar ruangan dengan muka yang diam, sampai temanku bertaya, "kenapa? Dicabut giginya?"

Aku geleng kepala. Sepanjang perjalanan pulang aku banyak diamnya, asli galau gara-gara si dokter gigi T__T

Aku cerita ke temanku tentang betapa aku kecewa dan udah nggak suka lagi sama dokter yang ini. Aku kecewa karena menurutku dia sudah berubah. Dulu dia nggak seperti itu.. Bed banget. Dulu, di mataku dia sosok dokter yang lembut dan keibuan, serta cukup perhatian dengan keadaan gigiku... bukan tukang menjudge dan nyalah-nyalahin nggak guna gitu. Kenapa nggak guna? Ya krarena menurutku, gigi pasien sudah sakit dan bermasalah, disalah-salahin juga percuma kan?? Yang ada tuh dokter harusnya menenangkan pasiennya dan bantu mengobati plus memberi saran bagaimana cara merawat gigi. Struktur gigi tiap pasien itu beda-beda, dan perawatannya juga beda loh..

Aku teringat sama dokternya ermi. Ermi cerita betapa baik dan lembutnya dokternya itu. Akhirnya aku minta dia antar aku ke dokter gigi itu.

"Memang nggak apa-apa ganti dokter kalau sudah berobat ke dokter gigi yang lain?"

Aku bilang, "Ah..tak apa, deh. Coba aja dulu konsultasi."

Tadi, sekitar jam 8 malam (karena nunggu hujan reda), kita berempat, aku, Ermi, dan dua sahabatku yang lain, kak Iren dan Rina, akhirnya pergi ke dokter gigi lagi. Aku duduk gelisah di ruang antri, masalahnya suara bor dari dalam ruangan tuh terdengar sampi keluar dan aku rada penakut dengar suara alat-alat dokter gigi itu. huhuhu. Gigi jadi cenat cenut dengarnya :/

Nunggunya nggak terlalu lama, habis satu pasien keluar, aku langsung dipanggil. Dag dig dug berhadapan sama dokter baru. Dokternya laki-laki tua, sudah haji. Suaranya lembut.

"Kenapa giginya?"

Aku bilang gigiku nggak tahu kenapa. Aku pengen periksa saja semuanya, kalau ada yang bermasalah tolong diobati, gitu kataku hehe.

Dokternya suruh duduk di kursi astronot, dan dia sambil bergurau, "Tinggimu berapa? Tinggi sekali."

"172." Padahal 174 ;p hehe

"Wah..tinggi sekali. Jadi pramugari saja."

Duh.. mana ada pramugari yang giginya penyakitan, dok..T__T

Dia periksa gigiku, dan langsung tahu kalau ada gigi berlubang yang sudah diobati. Dia tanya, "Ini diobati di dokter mana?"

Aku nyengir, agak takut dan nggak enak hati karena sebelum ke sini aku sudah berobat ke dokter yang lain. "Dokter di sana.." sambil nunjuk ke arah yang kira-kira dimana letak dokter gigi itu.

dia ketawa. "Trus, kok nggak kembali ke sana lagi?" tanyanya bingung, tapi tetap mengutak-atik gigiku. Aku diam saja, selalin karena disuruh mangap juga aku bingung mau jawab apa. Dalam hati bilang, "nggak suka sama dokterya." 

Dia sempat sentuh gigiku dengan kapas... dan...MAKNYUSSS rasa sakitnyaaaaa, gustiiiiii T__T

Sadissssss...sakitnya huhu. Dia kaget aku kesakitan, tapi dia menenagkan dan kemudian mengobati gigiku. Dokternya lembt banget dan terkesan menyayangi, sama sekali tak ada tuh yang marah-marah, "kenapa gigimu begini begitu??". Dia lembut banget seperti bapak sendiri deh..

Selesai diobatin dia bilang tiga hari lagi kembali. Dia kasih obat untuk kuminum, supaya gigi nggak sakit. Aku langsung jatuh hati sama dokternya, karena benar-benar dia lembut banget dan sama sekali nggak ada ngomong macam-macam. Dia juga humoris orangnya, jadi kita nggak terlalu tegang. Cuma kali ini aku nggak mau terlalu berekspektasi tinggi deh...takit ntar jadi kecewa banget :(

Yah..sejauh ini baik lah. Hanya saja ya itu... pas disentuh pake kapas tadi ...buseeettt sakitnya mak nyuss bangettt T_T. Sementara di dokter yang sebelumnya nggak terasa sakit, padhal sama-sama diobati. Duh, nggak tahu deh... bingung T__T

Semoga aja memilih dokter gigi yang ini adalah keputusan yag tepat... hiks...

Tapi keluar dari ruangan wajahku sumringah banget..kata temanku hehehe. Ya memang sih, senyumku lebar banget..walau tadi sempat sakit pas disentuh pake kapas, tapi lepas dari itu nggak sakit sama sekali dan juga dokternya membuatku nyaman banget. 

Kata kak iren, "Ekspresimu berbeda dengan ekspresimu pas keluar dari dokter gigi yang kemarin. Kemarin mukamu kayak orang sengsara yang lagi patah hati. Kayak mayat hidup." Hahahahha... siaauuulll!! XD


Selasa, 26 Maret 2013

Lahir Dua Diamond Director Baru di Oriflame! :D


Wahhhh.... senang pas dengar berita kemarin lahir lagi dua Diamond Director!! Dengan uang bulanannya udah memasuki 20 jutaaan, plus mendapatkan chas award 42 juta! :D Belum lagi tuh Honda CRV yang nangkring dengan cantiknya.. PLUS tiket GRATIS ke luar negeri untuk 2 orang! Whuaaa... congrast yaa mbak Rosa dan Mbak Sotya :))

Siapa sih yang nggak mau kayak mereka??

Saya pun mauuu hahahaha. Pokoknya harus nyusul nih jadi Diamond!!

Dimana?? Ya, di Oriflame!! :*

Semangaatttt...semanggatttt... nyusul Go Diamond!! ( '-')9

Wahhhh.... senang pas dengar berita kemarin lahir lagi dua Diamond Director!! Dengan uang bulanannya udah memasuki 20 jutaaan, plus mendapatkan chas award 42 juta! :D Belum lagi tuh Honda CRV yang nangkring dengan cantiknya.. PLUS tiket GRATIS ke luar negeri untuk 2 orang! Whuaaa... congrast yaa mbak Rosa dan Mbak Sotya :))

Siapa sih yang nggak mau kayak mereka??

Saya pun mauuu hahahaha. Pokoknya harus nyusul nih jadi Diamond!!

Dimana?? Ya, di Oriflame!! :*

Semangaatttt...semanggatttt... nyusul Go Diamond!! ( '-')9

Kuteks... Kuteks.. Dipilih-dipilih warnanyaaa :D

Ini mataku langsung jereng saat lihat di katalog ada kuteks Oriflame.. *-*

Warnanya cantikkk cantiiikkk

 

Pengen banget punya beberapa warna, cumaaann....selain karena faktor yang nggak begitu memungkinkan.. juga nggak pernah pake kuteks hehehe *nyengir*

Terakhir pake kuteks pas kelas 4 SD deh kayaknya, hahahahaha

 Belakangan ini aku kepikiran terus pengen pake kuteks, sejak dulu nonton Khuntoria pas epiosde 57 atau 58 *lupa* hehe, mereka sedang sibuk memakai kuteks.



Seru aja sih gitu liatnyaa :D

Kayaknya asyik ya makai kuteks,

Sejak nonton ini, aku jadi selalu berbinar-binar kalau liat kuteks, cuma ya itu..nggak pernah kesampaian hehehe




Kayaknya aku bakal beli deh kuteks Oriflame ini.

Tapi..tapi..sebelumnya mau nanya dulu, cara menghilangkan/menghapus kuteks dalam waktu singkat dan mudah tuh gimana ya caranya? Yang nggak perlu pake acara ribet gitu, :D




Ini mataku langsung jereng saat lihat di katalog ada kuteks Oriflame.. *-*

Warnanya cantikkk cantiiikkk

 

Pengen banget punya beberapa warna, cumaaann....selain karena faktor yang nggak begitu memungkinkan.. juga nggak pernah pake kuteks hehehe *nyengir*

Terakhir pake kuteks pas kelas 4 SD deh kayaknya, hahahahaha

 Belakangan ini aku kepikiran terus pengen pake kuteks, sejak dulu nonton Khuntoria pas epiosde 57 atau 58 *lupa* hehe, mereka sedang sibuk memakai kuteks.



Seru aja sih gitu liatnyaa :D

Kayaknya asyik ya makai kuteks,

Sejak nonton ini, aku jadi selalu berbinar-binar kalau liat kuteks, cuma ya itu..nggak pernah kesampaian hehehe




Kayaknya aku bakal beli deh kuteks Oriflame ini.

Tapi..tapi..sebelumnya mau nanya dulu, cara menghilangkan/menghapus kuteks dalam waktu singkat dan mudah tuh gimana ya caranya? Yang nggak perlu pake acara ribet gitu, :D




Senin, 25 Maret 2013

Starter Kit saya telah tibaaa...! :D

Finally.... starter kit ku datang jugaaaaa *dengan nada penuh lega plus gemas*

Join dari tanggal 11 Maret, dan starter kit baru nyampe tanggal 25 Maret ini!! *tepuk tangan*

Sebenarnya sih normalnya, mestinya starter kit itu nyampe 3-4 hari setelah kita resmi jadi consultant Oriflame yaaa. Tapi, dasar entah memangnya aku yang apes, udah dapetnya upline yang lumayan 'rada-rada', aku juga bermasalah dengan masalah pengiriman, entah itu pengiriman starter kit atau pun pengiriman barang. Sampai sering complain sana-sini. Untung aku bukan tipe orang yang langsung patah semangat dan mundur tertarur cuma gara-gara masalah seperti ini.

Kalau nggak salah, sempat starter kit ini sudah diantarkan ke rumah, tapi pas di telepon oleh tukang jasa kurirnya, aku sedang tidak melihat ponsel, jadi tak diangkat. Ternyata dia ingin menanyakan alamat, karena katanya nyasar nggak bisa menemukan rumahku... bzzztt...

Akhirnya hari ini tadi, setelah lagi-lagi dia nyasar, dengan intruksiku melalui telepon akhirnya dia bisa nyampe ke rumahku dengan selamat. Bzzzttt... bisa ya ternyata kurir seprofesional dia nggak bisa menemukan rumahku? Hih. Gemessss rasanya. Kok ya aku kayaknya selalu apes gitu kalau berhubungan dengan yg namanya Oriflame.

Tapi, pokoknya itu tak berarti apa-apa lah. seapes-apesnya aku...pokoknya MAJU TERUS pantang MUNDUR!! ( '-')9

Anyway, ini dia starterkit ku...hihihihi yippie!!!


Itu kalau tampak depan yaaa.. :D
Kalau tampak dari belakang gimana?? Hihihi
Begini!!!




Terbungkus rapi dan dilakban pula :D
Saatnya merobek bungkusan dengan paksa hihhi
*robek* *buang bungkusnya ke tong sampah*
Dannn....tarrraaa! Ini dia isinya!! :D


Duhh... Map nya cantiikkkk ! :)))
Nggak sabar pengen buka dan lihat isinya apa aja!
Dan...tarraaaa!! Ini dia isinya!
Langsung kugelar di atas karpet :D


Itu ada dua katalog untuk bulan April :D
Ada panduan tentang bisnis Oriflame! :D
Dan masih banyaakkk lagi hal-hal yang bisa membantuku untuk menjalankan bisnis ini! ^ ^
Belum kubaca semua nih hehe
Yang pertama kali aku buka, malah katalognya! Hihihi
Ya ampunnn ini mata rasanya berbinar-binar melihat berbagai produk Oriflame! >_<
Duhhh rasanya mau aja dilahap semuanya!
Tapi...yah maklumin... duit udah pas-pasan gini *meringis*
Oke, tunggu aku ya bulan April nanti!! 
Aku pasti akan beli kamu-kamu!! Oke?? *toel genit katalog bulan April* ;D



Nah..btw, buat kamu yang tertarik ingin join Oriflame bareng aku, yuk mumpung promo bulan Maret belum berakhir! :D

Nanti kalian juga akan dapat starter kit kayak gini, yang aku punya :D *nunjuk-nunjuk gambar* hehehe
Finally.... starter kit ku datang jugaaaaa *dengan nada penuh lega plus gemas*

Join dari tanggal 11 Maret, dan starter kit baru nyampe tanggal 25 Maret ini!! *tepuk tangan*

Sebenarnya sih normalnya, mestinya starter kit itu nyampe 3-4 hari setelah kita resmi jadi consultant Oriflame yaaa. Tapi, dasar entah memangnya aku yang apes, udah dapetnya upline yang lumayan 'rada-rada', aku juga bermasalah dengan masalah pengiriman, entah itu pengiriman starter kit atau pun pengiriman barang. Sampai sering complain sana-sini. Untung aku bukan tipe orang yang langsung patah semangat dan mundur tertarur cuma gara-gara masalah seperti ini.

Kalau nggak salah, sempat starter kit ini sudah diantarkan ke rumah, tapi pas di telepon oleh tukang jasa kurirnya, aku sedang tidak melihat ponsel, jadi tak diangkat. Ternyata dia ingin menanyakan alamat, karena katanya nyasar nggak bisa menemukan rumahku... bzzztt...

Akhirnya hari ini tadi, setelah lagi-lagi dia nyasar, dengan intruksiku melalui telepon akhirnya dia bisa nyampe ke rumahku dengan selamat. Bzzzttt... bisa ya ternyata kurir seprofesional dia nggak bisa menemukan rumahku? Hih. Gemessss rasanya. Kok ya aku kayaknya selalu apes gitu kalau berhubungan dengan yg namanya Oriflame.

Tapi, pokoknya itu tak berarti apa-apa lah. seapes-apesnya aku...pokoknya MAJU TERUS pantang MUNDUR!! ( '-')9

Anyway, ini dia starterkit ku...hihihihi yippie!!!


Itu kalau tampak depan yaaa.. :D
Kalau tampak dari belakang gimana?? Hihihi
Begini!!!




Terbungkus rapi dan dilakban pula :D
Saatnya merobek bungkusan dengan paksa hihhi
*robek* *buang bungkusnya ke tong sampah*
Dannn....tarrraaa! Ini dia isinya!! :D


Duhh... Map nya cantiikkkk ! :)))
Nggak sabar pengen buka dan lihat isinya apa aja!
Dan...tarraaaa!! Ini dia isinya!
Langsung kugelar di atas karpet :D


Itu ada dua katalog untuk bulan April :D
Ada panduan tentang bisnis Oriflame! :D
Dan masih banyaakkk lagi hal-hal yang bisa membantuku untuk menjalankan bisnis ini! ^ ^
Belum kubaca semua nih hehe
Yang pertama kali aku buka, malah katalognya! Hihihi
Ya ampunnn ini mata rasanya berbinar-binar melihat berbagai produk Oriflame! >_<
Duhhh rasanya mau aja dilahap semuanya!
Tapi...yah maklumin... duit udah pas-pasan gini *meringis*
Oke, tunggu aku ya bulan April nanti!! 
Aku pasti akan beli kamu-kamu!! Oke?? *toel genit katalog bulan April* ;D



Nah..btw, buat kamu yang tertarik ingin join Oriflame bareng aku, yuk mumpung promo bulan Maret belum berakhir! :D

Nanti kalian juga akan dapat starter kit kayak gini, yang aku punya :D *nunjuk-nunjuk gambar* hehehe

Minggu, 24 Maret 2013

Anak sekolahan atau anak kuliah pun juga bisa kerja! Dimana?? Ya di Oriflame ! :DD

 Hai... lagi-lagi aku di sini datang bersama cerita tentang Oriflame, hehehe. Kok kayaknya postingan tentang Oriflame muluu?? Iyaa... soalnya aku lagi euphoria Oriflame nih... jadi masih excited gitu membicarakan bisnis ini, sekaligus ingin mengajak teman-teman, kakak-kakak, adek-adek yang masih sekolah untuk gabung bersama Oriflame :D

 

 Aku sendiri anak kuliahan. Jadi aku bisa mengerti bagaimana sibuknya dan hampir tak ada waktu lagi untuk mikirin 'kerja' bahkan sekalipun kita membutuhkan uang, ya kan?? Pulang kuliah atau sekolah, bawaannya pengen istirahat atau main, melakukan hal yang bisa bikin otak fresh.. hehehe

 

 Tapi aku yakin... sebenarnya banyak juga anak sekolah atau kuliahan yang pengen banget kerja. Mungkin bukannya karena kekuarangan uang ya, seperti aku...jujur saja uang jajan dari Orang Tua lumayan, tapi SIAPA sih yang nggak mau menambah penghasilan?? Hehehe. Semakin banyak punya uang, semakin banyak pula kita bisa mewujudkan mimpi, baik itu mimpi sendiri ataupun mimpi orang tua :D. Mimpiku sendiri saat ini masih sederhana, setidaknya bisa membawa orang tua naik haji, dan mimpi untuk diriku sendiri, aku hanya ingin punya uang sendiri untuk bisa nonton konser Super Junior dan SHINee hihihi, tanpa lagi perlu minta ke orang tua :D. Hanya saja mencari kerjaan yang tidak mengganggu jam belajar atau bisa dilakukan kapan saja dan dimana saja dengan waktu yang flexibel, itu pasti susaaah yaaa. Kerjaan mana coba yang bisa begitu??

 

 Ternyata aku menemukannya!! Yaitu, Oriflame!!

 

Aku akan mengutip beberapa tulisan tentang anak sekolah/kuliah yang sudah gabung duluan bersama Oriflame ya... :D 

 

 

Aku Dan Oriflame by: Dewi Galih

Aku anak tunggal dan orang tuaku adalah pensiunan PNS. Aku mahasiswi semester 7 di Universitas Negeri Malang jurusan Psikologi. Aku daftar di Oriflame bulan Agustus 2012. Wakt itu ada temen yang nawarin buat gabung. Awalnya sih mikir-mikir soalnya aku nggak percaya sama bisnis MLM. Tapi karena penasaran aku mulai deh browsing di internet tentang Oriflame. Selain itu aku punya kucing yang harus aku kasih makan tiap hari. Belum lagi biaya perawatannya. Akhirnya aku meyakinkan diri untuk bisnis di Oriflame.

Selama hampir 2 bulan aku kesulitan cari orderan dan rekrut orang. abis bingung mau nawarin katalog kemana. Tapi atas bantuan Managerku (yang kebetulan mahasiswi semester 7 juga), aku mulai dapet banyak orderan. 

Pertengahan September aku ngikutin training sama para leader Oriflame yang ada di Great One Club. Di situ aku dapet banyak ilmu baru tentang bisnis di Oriflame. Selain itu aku juga dapet produk gratis dari oriflame seharga Rp 34.900,-. Ni bonusnya...

Bonus ini aku kasih ke Ibuku. Ibuku seneng banget karena kebetulan lipstiknya mau abis dan warnanya emang pas banget buat orang tua.

Di bulan Oktober aku dapet downline pertamaku. Adik tingkat di kampus. Tapi dia sama sekali nggak mau kerja. Karena jengkel, akhirnya aku jalan sendiri. Tapi ternyata Tuhan nggak ngijinin aku jalan sendirian. Di bulan November, berkat temenku yang promosiin Oriflame di kontrakannya, akhirnya salah satu dari mereka berminat untuk gabung. 

Waktu itu Oriflame lagi ngadain promo. Ini ni promonya...


Dan promonya diperpanjang sampe 31 Desember 2012...

Berkat downline baruku ini, yang rajin banget order sampe aku hampir kesalip, akhirnya aku naik level ke 3% dan dapet bonus pertama sebesar Rp 34.000,-. Dan karena di pertengahan bulan ini aku bisa order lebih dari Rp 250.000,- aku bisa ambil bonus lagi seharga Rp 149.000,-. Ni dia bonusnya...
Nggak nyesel deh gabung di Oriflame. Dapet banyak temen, bonusnya juga keren banget, belum lagi uang yang di dapet. Sekarang aku lagi ngejar level SM atau Senior Manager (21%) biar bisa jalan-jalan ke Singapure sama Manager dan temen-temen Oriflame yang lain.

Go SM........!!!




Anak SMA gaji 3 juta by: Gek Ehyang Astiti

 

"Eh,, kamu oriflame'an yah?! Idiih...sales! Aku mah ogahan ama yang begituan! Mending aku sekolah yang tinggi, baru kerja."
:))
Itu sedikit kutipan dari seorang prospek yang prinsipnya, "waktu muda, senang - senang.. Tua, banting tulang"

Adduh... 2011 mbak! Gak jaman lagi prinsip begituan.

Ada lagi satpam yang berkomentar gara - gara saya selalu membawa banyak barang orderan.
"Jual apa mbak?! Lipstik ya?? Hahahahah... Masih kecil udah jualan beginian! Sekolah aja...! Kalo saya sih ogah di suru kerja beginian..! Duitnya berapa sih?! Paling cukup buat beli permen aja?! Hahaha..."
Satpam tersebut tertawa terbahak - bahak!
Tau apa prinsipnya?! "Saya ANTI MLM!"

Saya dari umur, boleh saja di anggap masih bau kencur. Umur saya, 17th 16 September bulan lalu. Tapi, karena peluang ga tau umur..sikat aja.
Saya terlahir bukan dari sebuah keluarga yang sangat miskin. Yg menyebabkan saya harus tinggal dikolong jembatan. Ataupun seorang anak, yang kepepet uang untuk membayar uang sekolah!
Bukan juga seorang nona muda dari seorang pebisnis kaya, yang assetnya tidak akan habis 7 turunan.
Saya hanya seorang gadis Bali yang berasal dari keluarga kecil yang bahagia. Pemilik kehidupan nyaman yg orang tuanya perantauan.
Saya seorang siswa di SMK negeri 4 Denpasar. Niat awal masuk SMk, tentu biar dpt kerja dengan mudah.

Dulu, sewaktu SMP saya bukanlah siapa - siapa. Anak biasa - biasa saja yang selalu di banding"kan dengan anak" cerdas di TV oleh bapak saya. Karena saya terlahir tanpa sebuah hobby yg menghasilkan. Bahkan saya yakin bahwa saya tidak memiliki hobby. Seorang siswi dengan pengetahuan standar. Dengan nilai matematika terbesar adl 7. Seorang teman yang kuper dan kolot, krn tdk banyak mengerti dengan berita" up date sewaktu masih d bangku SMP.
Suatu saat, saya berdoa kpd Tuhan.. " Tuhan.. Sy bosan hidup seperti ini! Saya ingin memiliki sebuah perubahan.! Saya ingin terkenal, punya uang saku sendiri, teman" yang banyak, dan dianggap ada oleh lingkungan."

Singkat cerita, saya sudah menduduki bangku SMA dan menjadi kls 3. Saya yg sedang berusaha untuk mengumpulkan uang demi sepasang sendal "paracute" yg hrg'a hanya 40rb. Setelah uang 40rb tersebut terkumpul..saya berniat pergi shopping bersama sobat saya. Tiba" ad seorang teman yang mengajak saya menghadiri acara beauty class. Dan saya menghadirinya.

Setelah beauty class usai, saya di prospek oleh seorang ibu, yang mengaku bahwa dirinya mantan supervisor di centro. Beliau adalah bunda iin. Saya dengarkan beliau berbicara dengan penuh semangat.
Sewaktu d tanya, apakah mau bergabung, tiba" muncul malaikat baik + jahat + netral.
Baik : gek! Ikut aja!
Jahat : g usah! Kan duitnya buat beli sendal!
Netral : kalo beli sendal, awas loo di gigit si gluke! ( Anjing kecil saya dulu). Kl km gabung oriflame, siapa tau kamu bisa sukses. Setidaknya, kartu member aman di dalam kantong!
"Plup" mereka seketika menghilang!
Saya ambil keputusan, "ok! I take the chance!!"

Kerja'n oriflame, susah" gampang! Sy hanya perlu membantu sahabat, memasarkan produk, membicarakan peluang kepada banyak orang. Serunya, kerja cuma 2 jam penghasilannya sama seperti yang didapat oleh bapak saya sebagai head chef. Saya sangat enjoy dengan oriflame.
Oriflame, adalah tempat dimana saya bisa bersenang", menghasilkan uang, dan tampil luar biasa.
Oriflame, satu"nya company besar yang mau berbisnis dengan anak bau kencur seperti saya dengan modal hanya 39.900 (yaaa, ga ke kantin 4 hari doanks). UPDATE: Mulai bulan Maret 2013 ini modal untuk pendaftaran menjadi Rp 49.900 :D
 
Dulu, saya berniat lulus SMK, melamar pekerjaan menjadi seorang manager!
Mungkinkah?!
Jawabannya MUNGKIN! Jika kita bergabung dengan oriflame. Level saya saat ini adalah manager 15%! Dengan penghasilan minimal 2jt/bln. Jarang ngantor, masi sekolah, kerja 2 jam doank, mau kerja dimana lagi??
Saya berusaha bercita" untuk menjadi seorang gadis luar biasa. Karena saya tau, di luar sana banyak sekali para pencuri impian. Cita" saya adalah membawa ibu ke luar negeri, memberikan 1 buah villa dr keringat saya, hidup enak tanpa harus bergantung sama suami. Mungkin menurut sebagian remaja pikiran saya terlalu tua, tapi.. Kalo ga sekarang kapan lagi? Kalo bukan aku, siapa lagi?
Betul?!

Sudah saatnya kita berhenti berpikiran "kerja selamanya, hasil sementara."
Ayoo!! Kerja sementara, hasil selamanya!
Oriflame, adalah kendaraan tercepat menuju sukses.
Banyak sii MLM lain yg menjanjikan percepatan kekayaan, tp..yang memberi bukti hanya oriflame! Oriflame sangat membantu konsultannya untuk sukses. Sistem yang keren, produk yang luar biasa, dan reward yang g tanggung" merupakan alasan kenapa harus oriflame!

Target saya, tahun 2011 adalah menjadi seorang senior gold director. Senior gold director adalah, level dimana kita sudah bisa menyukseskan 3 grup kita untuk mendapatkan penghasilan minimal 5 juta. Agar saya bisa ajak ibu saya ke stockholm ( destinasi gratisan dari oriflame tahun 2012), berpenghasilan 20jt'an, dan membahagiakan kedua ortu saya. Saya yakin saya BISA! Karena, saya adalah konsultan oriflame. "Impossible is nothing"

Ragu?!
Kamu kan masih muda, laah saya?! Sudah punya anak 4?!
Hahahah.. Mungkin beberapa di antara anda berpikir seperti itu. Tau ga Mr. Kolonel, pemilik resep rahasia KFC memulai bisnis'a di usia 60th. Dan sekarang, bisnisnya sudah sangat booming dan di wariskan kpd keturunan'a. Kalau anda tdk dpt menikmati kekayaan anda, jangan egois! Ingat, keturunan anda juga perlu!

Yaah...kakak udah gede, saya?! Saya masi 13 tahun.
Oho.. Sebagian dari kamu mungkin ada juga yg berfikir begitu.
Tau mark zucernberg (bener g tulisanny?? Hehehe..) Ituu,.pembuat website paling sensasional...FaceBook! Dy kan masi muda belia?! Tapi dia sudah menjadi salah satu pengusaha muda terkaya di dunia!

Nah..umur bukan alasan buat ga berkembang.
Umur kita mungkin masih bisa untuk berusaha. Tapi, bagaimana dengan ortu kita?! Beliau tidak bisa menunggu sampai kita sukses dan kaya.

Makanya, dari sekarang yuk..kita sukses bareng".
Demi masa depan yang lebih baik.
Anda dan saya memiliki kesempatan untuk menjadi luar biasa. Kalau bukan sekarang, kapan lagi?!


Salam sukses!!

Go Diamond!!!!!

Saya Senang Menjadi Jutawan dan Menciptakan jutawan-jutawan Baru by Intania Sugandi

“Saya senang menjadi jutawan , tetapi saya lebih senang lagi menciptakan jutawan-jutawan baru” quotes saya ini terinspirasi dari seorang anak kecil ,pelajar berusia 12tahun bernama fahma waluya yang berhasil menciptakan software game.

Saya terinspirasi dari quotes nya fatma “saya senang menjadi juara, lebih senang lagi menciptakan juara-juara baru” .

Itu saya gunakan ketika saya mengerjakan oriflame . Saya senang mempunyai penghasilan jutaan dari oriflame , tetapi saya jauh lebih senang ketika saya dapat membantu orang lain pun merasakan mempunyai penghasilan yang sama dengan saya , terlebih lagi betul betul dapat membantu orang yang “membutuhkan” .

Kenapa begitu ?
Saya bekerja sebagai consultant oriflame ini tidak sendirian , saya mempunyai team yang mempunyai visi dan misi yang sama , yaitu SUKSES!

Saya sangat senang ,ketika melihat orang lain tersenyum lebar karena rekening di tabungannya meningkat . Salah satunya , saya bangga dapat “membuat” manager baru di team saya, dia adalah ARINI , remaja berusia 15tahun kelas 1SMA di Al-azhar bekasi yang berhasil mempunyai “uang jajan” menembus jutaan . Ketika dia bilang “aku mau membelikan kado ulangtahun untuk papaku dari hasil jerihpayahku sendiri kak” dan dia pun dapat mewujudkannya . Congrats arini 

Selain itu , cerita lain dari reisha , remaja kelas 2sma berusia 16tahun ini bilang “aduh kak, kalo aku ga oriflame-an , kayaknya aku gabakal pake bb lagi (akibat bb nya hilang)”

Dan Fitria , remaja kelas 2 sma berusia 17tahun , mengatakan “aduh untung aku oriflame-an , kemarin aku ga sengaja ngilangin ipod touch temenku, musti ganti harganya 3jutaan. Yaudah deh, gajiku bulan ini utk beliin itu” .

Dan masih banyak cerita lainnya ..

Kalo untuk anak sekolahan , tujuannya biasanya sepele ya , mau punya uang jajan tambahan , mau buat beli gadget, dll . Duhhh keren deh ! Walaupun masih remaja, bisa memanfaatkan waktunya dengan produktif , dengan tetap menjaga nilai di sekolahnya supaya jangan sampai turun. Harus bisa jadi anak muda yang HEBAT , yang BEDA dari kebanyakan .. belajar mandiri dari sekarang ? why not .
Selama mempunyai tujuan yang baik. Ingin meringankan beban orangtua , ingin membanggakan buat orangtua , bisa ngebuktiin sama mereka ,kalo kita kita yang muda ini bisa loh jadi orang SUKSES ! , ga musti nunggu lulus kuliah . SEKARANG juga bisa !

Kalo banyak dari kamu kamu yang ngejalanin bisnis apapun ataupun oriflame ini , tapi ditentang sama orangtua nya , coba bicarakan dan cari jalan tengahnya . Kita sebagai anak , boleh kok bertanya “kenapa” , tanya apa alesan orangtua ga mengizinkan . Dan kasih tau juga apa alesan kamu kepingin jalanin bisnis oriflame . Aku yakin , kalo kamu bener bener kepingin ikutan bisnis oriflame , dan punya IMPIAN yang kuat , pasti kamu bisa kasih penjelasan yang keren ke mereka , dan ketika kamu udah diijinkan , pegang kepercayaan dari mereka , dan cepetan deh ngebuktiin ke mereka kalo kamu disini beneran bisa sukses . Karena pasti mereka akan melihat dan memantau kamu, apa kamu bener-bener ngejalaninnya atau Cuma omong kosong ? . Pasti banyak orang yang meragukan kemampuan kamu , eitssssssssss. JANGAN malahan nge down , buktiin kalo asumsi mereka salah , buktiin kalo kamu BISA ! . Jangan mau diremehkan yaaaaa :)

Sangat menyenangkan ketika hidup saya berarti untuk orang lain.

Jadi kepingin juga ngucapin makasih buat temenku, sahabatku , citra hapsari yang udah mengajak aku ke bisnis oriflame ini . Kalo ga oriflame-an , kayaknya bakalan terus terusan minder karena bokek . hehehehee :D

 

 Hai... lagi-lagi aku di sini datang bersama cerita tentang Oriflame, hehehe. Kok kayaknya postingan tentang Oriflame muluu?? Iyaa... soalnya aku lagi euphoria Oriflame nih... jadi masih excited gitu membicarakan bisnis ini, sekaligus ingin mengajak teman-teman, kakak-kakak, adek-adek yang masih sekolah untuk gabung bersama Oriflame :D

 

 Aku sendiri anak kuliahan. Jadi aku bisa mengerti bagaimana sibuknya dan hampir tak ada waktu lagi untuk mikirin 'kerja' bahkan sekalipun kita membutuhkan uang, ya kan?? Pulang kuliah atau sekolah, bawaannya pengen istirahat atau main, melakukan hal yang bisa bikin otak fresh.. hehehe

 

 Tapi aku yakin... sebenarnya banyak juga anak sekolah atau kuliahan yang pengen banget kerja. Mungkin bukannya karena kekuarangan uang ya, seperti aku...jujur saja uang jajan dari Orang Tua lumayan, tapi SIAPA sih yang nggak mau menambah penghasilan?? Hehehe. Semakin banyak punya uang, semakin banyak pula kita bisa mewujudkan mimpi, baik itu mimpi sendiri ataupun mimpi orang tua :D. Mimpiku sendiri saat ini masih sederhana, setidaknya bisa membawa orang tua naik haji, dan mimpi untuk diriku sendiri, aku hanya ingin punya uang sendiri untuk bisa nonton konser Super Junior dan SHINee hihihi, tanpa lagi perlu minta ke orang tua :D. Hanya saja mencari kerjaan yang tidak mengganggu jam belajar atau bisa dilakukan kapan saja dan dimana saja dengan waktu yang flexibel, itu pasti susaaah yaaa. Kerjaan mana coba yang bisa begitu??

 

 Ternyata aku menemukannya!! Yaitu, Oriflame!!

 

Aku akan mengutip beberapa tulisan tentang anak sekolah/kuliah yang sudah gabung duluan bersama Oriflame ya... :D 

 

 

Aku Dan Oriflame by: Dewi Galih

Aku anak tunggal dan orang tuaku adalah pensiunan PNS. Aku mahasiswi semester 7 di Universitas Negeri Malang jurusan Psikologi. Aku daftar di Oriflame bulan Agustus 2012. Wakt itu ada temen yang nawarin buat gabung. Awalnya sih mikir-mikir soalnya aku nggak percaya sama bisnis MLM. Tapi karena penasaran aku mulai deh browsing di internet tentang Oriflame. Selain itu aku punya kucing yang harus aku kasih makan tiap hari. Belum lagi biaya perawatannya. Akhirnya aku meyakinkan diri untuk bisnis di Oriflame.

Selama hampir 2 bulan aku kesulitan cari orderan dan rekrut orang. abis bingung mau nawarin katalog kemana. Tapi atas bantuan Managerku (yang kebetulan mahasiswi semester 7 juga), aku mulai dapet banyak orderan. 

Pertengahan September aku ngikutin training sama para leader Oriflame yang ada di Great One Club. Di situ aku dapet banyak ilmu baru tentang bisnis di Oriflame. Selain itu aku juga dapet produk gratis dari oriflame seharga Rp 34.900,-. Ni bonusnya...

Bonus ini aku kasih ke Ibuku. Ibuku seneng banget karena kebetulan lipstiknya mau abis dan warnanya emang pas banget buat orang tua.

Di bulan Oktober aku dapet downline pertamaku. Adik tingkat di kampus. Tapi dia sama sekali nggak mau kerja. Karena jengkel, akhirnya aku jalan sendiri. Tapi ternyata Tuhan nggak ngijinin aku jalan sendirian. Di bulan November, berkat temenku yang promosiin Oriflame di kontrakannya, akhirnya salah satu dari mereka berminat untuk gabung. 

Waktu itu Oriflame lagi ngadain promo. Ini ni promonya...


Dan promonya diperpanjang sampe 31 Desember 2012...

Berkat downline baruku ini, yang rajin banget order sampe aku hampir kesalip, akhirnya aku naik level ke 3% dan dapet bonus pertama sebesar Rp 34.000,-. Dan karena di pertengahan bulan ini aku bisa order lebih dari Rp 250.000,- aku bisa ambil bonus lagi seharga Rp 149.000,-. Ni dia bonusnya...
Nggak nyesel deh gabung di Oriflame. Dapet banyak temen, bonusnya juga keren banget, belum lagi uang yang di dapet. Sekarang aku lagi ngejar level SM atau Senior Manager (21%) biar bisa jalan-jalan ke Singapure sama Manager dan temen-temen Oriflame yang lain.

Go SM........!!!




Anak SMA gaji 3 juta by: Gek Ehyang Astiti

 

"Eh,, kamu oriflame'an yah?! Idiih...sales! Aku mah ogahan ama yang begituan! Mending aku sekolah yang tinggi, baru kerja."
:))
Itu sedikit kutipan dari seorang prospek yang prinsipnya, "waktu muda, senang - senang.. Tua, banting tulang"

Adduh... 2011 mbak! Gak jaman lagi prinsip begituan.

Ada lagi satpam yang berkomentar gara - gara saya selalu membawa banyak barang orderan.
"Jual apa mbak?! Lipstik ya?? Hahahahah... Masih kecil udah jualan beginian! Sekolah aja...! Kalo saya sih ogah di suru kerja beginian..! Duitnya berapa sih?! Paling cukup buat beli permen aja?! Hahaha..."
Satpam tersebut tertawa terbahak - bahak!
Tau apa prinsipnya?! "Saya ANTI MLM!"

Saya dari umur, boleh saja di anggap masih bau kencur. Umur saya, 17th 16 September bulan lalu. Tapi, karena peluang ga tau umur..sikat aja.
Saya terlahir bukan dari sebuah keluarga yang sangat miskin. Yg menyebabkan saya harus tinggal dikolong jembatan. Ataupun seorang anak, yang kepepet uang untuk membayar uang sekolah!
Bukan juga seorang nona muda dari seorang pebisnis kaya, yang assetnya tidak akan habis 7 turunan.
Saya hanya seorang gadis Bali yang berasal dari keluarga kecil yang bahagia. Pemilik kehidupan nyaman yg orang tuanya perantauan.
Saya seorang siswa di SMK negeri 4 Denpasar. Niat awal masuk SMk, tentu biar dpt kerja dengan mudah.

Dulu, sewaktu SMP saya bukanlah siapa - siapa. Anak biasa - biasa saja yang selalu di banding"kan dengan anak" cerdas di TV oleh bapak saya. Karena saya terlahir tanpa sebuah hobby yg menghasilkan. Bahkan saya yakin bahwa saya tidak memiliki hobby. Seorang siswi dengan pengetahuan standar. Dengan nilai matematika terbesar adl 7. Seorang teman yang kuper dan kolot, krn tdk banyak mengerti dengan berita" up date sewaktu masih d bangku SMP.
Suatu saat, saya berdoa kpd Tuhan.. " Tuhan.. Sy bosan hidup seperti ini! Saya ingin memiliki sebuah perubahan.! Saya ingin terkenal, punya uang saku sendiri, teman" yang banyak, dan dianggap ada oleh lingkungan."

Singkat cerita, saya sudah menduduki bangku SMA dan menjadi kls 3. Saya yg sedang berusaha untuk mengumpulkan uang demi sepasang sendal "paracute" yg hrg'a hanya 40rb. Setelah uang 40rb tersebut terkumpul..saya berniat pergi shopping bersama sobat saya. Tiba" ad seorang teman yang mengajak saya menghadiri acara beauty class. Dan saya menghadirinya.

Setelah beauty class usai, saya di prospek oleh seorang ibu, yang mengaku bahwa dirinya mantan supervisor di centro. Beliau adalah bunda iin. Saya dengarkan beliau berbicara dengan penuh semangat.
Sewaktu d tanya, apakah mau bergabung, tiba" muncul malaikat baik + jahat + netral.
Baik : gek! Ikut aja!
Jahat : g usah! Kan duitnya buat beli sendal!
Netral : kalo beli sendal, awas loo di gigit si gluke! ( Anjing kecil saya dulu). Kl km gabung oriflame, siapa tau kamu bisa sukses. Setidaknya, kartu member aman di dalam kantong!
"Plup" mereka seketika menghilang!
Saya ambil keputusan, "ok! I take the chance!!"

Kerja'n oriflame, susah" gampang! Sy hanya perlu membantu sahabat, memasarkan produk, membicarakan peluang kepada banyak orang. Serunya, kerja cuma 2 jam penghasilannya sama seperti yang didapat oleh bapak saya sebagai head chef. Saya sangat enjoy dengan oriflame.
Oriflame, adalah tempat dimana saya bisa bersenang", menghasilkan uang, dan tampil luar biasa.
Oriflame, satu"nya company besar yang mau berbisnis dengan anak bau kencur seperti saya dengan modal hanya 39.900 (yaaa, ga ke kantin 4 hari doanks). UPDATE: Mulai bulan Maret 2013 ini modal untuk pendaftaran menjadi Rp 49.900 :D
 
Dulu, saya berniat lulus SMK, melamar pekerjaan menjadi seorang manager!
Mungkinkah?!
Jawabannya MUNGKIN! Jika kita bergabung dengan oriflame. Level saya saat ini adalah manager 15%! Dengan penghasilan minimal 2jt/bln. Jarang ngantor, masi sekolah, kerja 2 jam doank, mau kerja dimana lagi??
Saya berusaha bercita" untuk menjadi seorang gadis luar biasa. Karena saya tau, di luar sana banyak sekali para pencuri impian. Cita" saya adalah membawa ibu ke luar negeri, memberikan 1 buah villa dr keringat saya, hidup enak tanpa harus bergantung sama suami. Mungkin menurut sebagian remaja pikiran saya terlalu tua, tapi.. Kalo ga sekarang kapan lagi? Kalo bukan aku, siapa lagi?
Betul?!

Sudah saatnya kita berhenti berpikiran "kerja selamanya, hasil sementara."
Ayoo!! Kerja sementara, hasil selamanya!
Oriflame, adalah kendaraan tercepat menuju sukses.
Banyak sii MLM lain yg menjanjikan percepatan kekayaan, tp..yang memberi bukti hanya oriflame! Oriflame sangat membantu konsultannya untuk sukses. Sistem yang keren, produk yang luar biasa, dan reward yang g tanggung" merupakan alasan kenapa harus oriflame!

Target saya, tahun 2011 adalah menjadi seorang senior gold director. Senior gold director adalah, level dimana kita sudah bisa menyukseskan 3 grup kita untuk mendapatkan penghasilan minimal 5 juta. Agar saya bisa ajak ibu saya ke stockholm ( destinasi gratisan dari oriflame tahun 2012), berpenghasilan 20jt'an, dan membahagiakan kedua ortu saya. Saya yakin saya BISA! Karena, saya adalah konsultan oriflame. "Impossible is nothing"

Ragu?!
Kamu kan masih muda, laah saya?! Sudah punya anak 4?!
Hahahah.. Mungkin beberapa di antara anda berpikir seperti itu. Tau ga Mr. Kolonel, pemilik resep rahasia KFC memulai bisnis'a di usia 60th. Dan sekarang, bisnisnya sudah sangat booming dan di wariskan kpd keturunan'a. Kalau anda tdk dpt menikmati kekayaan anda, jangan egois! Ingat, keturunan anda juga perlu!

Yaah...kakak udah gede, saya?! Saya masi 13 tahun.
Oho.. Sebagian dari kamu mungkin ada juga yg berfikir begitu.
Tau mark zucernberg (bener g tulisanny?? Hehehe..) Ituu,.pembuat website paling sensasional...FaceBook! Dy kan masi muda belia?! Tapi dia sudah menjadi salah satu pengusaha muda terkaya di dunia!

Nah..umur bukan alasan buat ga berkembang.
Umur kita mungkin masih bisa untuk berusaha. Tapi, bagaimana dengan ortu kita?! Beliau tidak bisa menunggu sampai kita sukses dan kaya.

Makanya, dari sekarang yuk..kita sukses bareng".
Demi masa depan yang lebih baik.
Anda dan saya memiliki kesempatan untuk menjadi luar biasa. Kalau bukan sekarang, kapan lagi?!


Salam sukses!!

Go Diamond!!!!!

Saya Senang Menjadi Jutawan dan Menciptakan jutawan-jutawan Baru by Intania Sugandi

“Saya senang menjadi jutawan , tetapi saya lebih senang lagi menciptakan jutawan-jutawan baru” quotes saya ini terinspirasi dari seorang anak kecil ,pelajar berusia 12tahun bernama fahma waluya yang berhasil menciptakan software game.

Saya terinspirasi dari quotes nya fatma “saya senang menjadi juara, lebih senang lagi menciptakan juara-juara baru” .

Itu saya gunakan ketika saya mengerjakan oriflame . Saya senang mempunyai penghasilan jutaan dari oriflame , tetapi saya jauh lebih senang ketika saya dapat membantu orang lain pun merasakan mempunyai penghasilan yang sama dengan saya , terlebih lagi betul betul dapat membantu orang yang “membutuhkan” .

Kenapa begitu ?
Saya bekerja sebagai consultant oriflame ini tidak sendirian , saya mempunyai team yang mempunyai visi dan misi yang sama , yaitu SUKSES!

Saya sangat senang ,ketika melihat orang lain tersenyum lebar karena rekening di tabungannya meningkat . Salah satunya , saya bangga dapat “membuat” manager baru di team saya, dia adalah ARINI , remaja berusia 15tahun kelas 1SMA di Al-azhar bekasi yang berhasil mempunyai “uang jajan” menembus jutaan . Ketika dia bilang “aku mau membelikan kado ulangtahun untuk papaku dari hasil jerihpayahku sendiri kak” dan dia pun dapat mewujudkannya . Congrats arini 

Selain itu , cerita lain dari reisha , remaja kelas 2sma berusia 16tahun ini bilang “aduh kak, kalo aku ga oriflame-an , kayaknya aku gabakal pake bb lagi (akibat bb nya hilang)”

Dan Fitria , remaja kelas 2 sma berusia 17tahun , mengatakan “aduh untung aku oriflame-an , kemarin aku ga sengaja ngilangin ipod touch temenku, musti ganti harganya 3jutaan. Yaudah deh, gajiku bulan ini utk beliin itu” .

Dan masih banyak cerita lainnya ..

Kalo untuk anak sekolahan , tujuannya biasanya sepele ya , mau punya uang jajan tambahan , mau buat beli gadget, dll . Duhhh keren deh ! Walaupun masih remaja, bisa memanfaatkan waktunya dengan produktif , dengan tetap menjaga nilai di sekolahnya supaya jangan sampai turun. Harus bisa jadi anak muda yang HEBAT , yang BEDA dari kebanyakan .. belajar mandiri dari sekarang ? why not .
Selama mempunyai tujuan yang baik. Ingin meringankan beban orangtua , ingin membanggakan buat orangtua , bisa ngebuktiin sama mereka ,kalo kita kita yang muda ini bisa loh jadi orang SUKSES ! , ga musti nunggu lulus kuliah . SEKARANG juga bisa !

Kalo banyak dari kamu kamu yang ngejalanin bisnis apapun ataupun oriflame ini , tapi ditentang sama orangtua nya , coba bicarakan dan cari jalan tengahnya . Kita sebagai anak , boleh kok bertanya “kenapa” , tanya apa alesan orangtua ga mengizinkan . Dan kasih tau juga apa alesan kamu kepingin jalanin bisnis oriflame . Aku yakin , kalo kamu bener bener kepingin ikutan bisnis oriflame , dan punya IMPIAN yang kuat , pasti kamu bisa kasih penjelasan yang keren ke mereka , dan ketika kamu udah diijinkan , pegang kepercayaan dari mereka , dan cepetan deh ngebuktiin ke mereka kalo kamu disini beneran bisa sukses . Karena pasti mereka akan melihat dan memantau kamu, apa kamu bener-bener ngejalaninnya atau Cuma omong kosong ? . Pasti banyak orang yang meragukan kemampuan kamu , eitssssssssss. JANGAN malahan nge down , buktiin kalo asumsi mereka salah , buktiin kalo kamu BISA ! . Jangan mau diremehkan yaaaaa :)

Sangat menyenangkan ketika hidup saya berarti untuk orang lain.

Jadi kepingin juga ngucapin makasih buat temenku, sahabatku , citra hapsari yang udah mengajak aku ke bisnis oriflame ini . Kalo ga oriflame-an , kayaknya bakalan terus terusan minder karena bokek . hehehehee :D

 

Jumat, 22 Maret 2013

Beberapa alasan orang enggan join di Oriflame

Semuuuuaaaaaaaa orang yang memutuskan join di Oriflame, dan kemudian menjalankan bisnisnya, PASTI pernah merasakan yang namanya diTOLAK. Jadi makanan sehari-hari malah..huahahaha

Ajak 11 orang gabung?? Bisa saja semuanya menolak, atau kalau lagi beruntung, satu orang SAJA memutuskan bergabung bersama kita untuk sukses, selebihnya berkata TIDAK dan OGAH. Huahahaha

Ajak 30 orang untuk bergabung? Bisa saja dari 30 orang itu semuanya SUKSES menolak kita hehehehe

Contohnya saya hari ini, ajak 9 teman bergabung, SUKSES sembilan-sembilannya berkata 'ogah'..huihihihi

Dan setelah dengar sana-sini tentang keluhan kenapa enggan bergabung di Oriflame, padahal sudah sangat jelas oriflame itu adalah bisnis yang sangat menjanjikan bagi mereka yang memang mau berusaha dan berkerja keras.

Beberapa alasan mereka menolak...ADALAH...

Ini dia rata-rata alasan 'klise' yang diucapkan, termasuk aku dulu sebelum dapat hidayah hehehe

1. Males, ah..rempong banget kayaknya kudu ngejar target

nah loh....

Sekarang gini, kembali dulu ke diri masing-masing, niat nggak sebenarnya ingin sukses bersama Oriflame?

Setelah itu tanya lagi pada diri sendiri, seberapa besar niat itu?

Kenapa harus bertanya seperti itu? Karena, kalau memang NIATnya besar, ingin banget merasakan kesuksesan seperti apa yang telah dialami para sesepuh di Oriflame :p, ya memang kudu usaha dan kerja keras dong. Ya salah satunya ngejar target itu.

Karena kalau memang sudah memutuskan untuk menjalankan bisnis di Oriflame, pasti sudah tahu kan apa yang paling penting harus dilakukan? YAK, wajib sebisa mungkin untuk TUTUP POINT, dan MEREKRUT.

Sebenarnya sih cuma dua hal itu saja yang harus kita lakukan, nggak ada yang lain.

TAPI, itu kalau kita memang ingin menjalankan bisnisnya yaa.. :)

NAMUN, kalau kita hanya ingin jadi pembeli atau penjual, nah itu lain cerita :)
Kalau ingin jadi pembeli saja, ya jadi saja pembeli. Kalau ingin jadi penjual, ya jadi saja penjualnya. Tak perlu memikirkan tentang REKRUT dan TUTUP POINT ya :)

Nah, lain cerita lagi kalau memang sedari awal niatnya ingin berbisnis. Ini kudu meREKRUT dan TUTUP POINT, karena kedua hal itu ibarat nyawa bisnis ini.

Ih, kenapa harus punya niat yang besar?? Ya iya, kalau nggak punya niat yang besar, ngapain gabung? Mending nggak usah gabung sekalian, daripada nanti hanya tahunya cuma mengeluh, mengeluh, dan mengeluh hehehe

Karena memang sebaiknya kalau ingin menjalanan bisnis Oriflame, kudu punya niat, agar ia pun bisa melatih mentalnya sendiri. Tahan banting walau diTOLAK 30-50 orang hehehe. Soalnya aku sudah ngerasain bagaimana rasanya kalau saat drop, ditambah diTOLAK puluhan orang...jadi rasanya pengen BERHENTI dan KELUAR pastinya hihihhi

Makanya diwajibkan punya NIAT, agar saat mentalnya lagi down, ia bisa mengingat kembali apa sih niatnya, dan seberapa besar niatnya saat memutuskan untuk berbisnis di Oriflame? Tujuannya, agar bisa kembali bersemangat! And it works!

Btw..btw.. dari tadi sebut TUTUP POINT dan meREKRUT, memang itu apaan ya?

Ada yang belum tahu atau belum ngerti tentang dua hal itu? Wah...ntar dijelaskan di postingan berikutnya saja yaaaa :)

 2. Omong-omong soal TUTUP POINT, sering juga orang bertanya-tanya, kenapa mesti ada kewajiban Tutup Point?? *biasanya ditanyakan dengan nada agak curiga*

*senyum*

Ehem.. sebelumnya aku mau mengingatkan, kalau Oriflame ini adalah BISNIS juga. Dan seperti yang kita tahu, walau ia masih sejenis MLM, tapi tetap saja namanya BISNIS...dan BISNIS itu tentu harus berawal dari MODAL ya kan??

Mana ada sih bisnis yang tanpa MODAL. Justru kalau ada bisnis begitu, yang bisa dijalankan tanpa modal tapi bisa menghasilkan uang juta-juta... wah... patut dicurigai tuh bisnisnya hehehehe

Jadi penulis novel juga harus ada modal ya kan? Modal apa? Capek? Iya. Karena tentu menguras tenaga serta pikiran juga. Terus untuk penulis pemula, saat ingin menerbitkan novelnya, pasti juga perlu uang untuk ngeprint naskahnya, menjilidnya, lalu mengirimnya. Kalaupun mengirimkan draft naskahnya lewat email, juga butuh koneksi internet kan???

Semua itu termasuk modal loh. :)

Jadi pedagang juga berawal pasti dari modal. Nggak mungkin, nggak.

Coba tanya juga perusahaan-perusahaan besar. Perusahaannya bisa sebesar itu dan berkembang pesat pasti berawal dari modal yang dikeluarkan tidak sedikit.

Yah... intinya namanya ingin berbisnis, tentu harus ada modalnya. Entah itu besar atau kecil, itu relatif (pandangan orang beda-beda).

Nah, begitu juga di oriflame ini. Tentu harus ada modalnya juga. Modal capek, Iya. Modal tenaga dan pikiran? tentu. Modal uang? Apalagi.

Jadi, di Oriflame, setiap member yang bergabung mempunyai kewajiban tutup point 100bp tiap bulan, kalau diuangkan itu sekitar 600 ribuan.

Dih, kalau gitu sama aja dong? Wajib setor 600 ribu tiap bulan, ya kita tekor dong.

Nah, ini nih ucapan orang-orang yang pastinya dia belum benar-benar paham seperti apa sih sistem di oriflame ini?? Kalau mau kujelaskan di sini..duh puanjaaanggggg banget hihihhi. Mending kalau ada yang mau tanya, langsung saja tanya aku. Pasti kujawab kok :D

  Intinya sih, kewajiban Tutup poin ini, selain karena memang menjadi modal, juga agar bisnis ini bisa berjalan FAIR atau adil. Karena apa? Seperti kita tahu kan, kita harus merekrut orang, yang artinya kita membentuk sebuah jaringan yang mana ada orang lain di atas kita, dan di bawah kita. Biasanya orang yang berpikiran negativ, PASTI akan berpikir... duh enak dong ya mereka-mereka yang di atas kita. Kita yang sibuk ngumpulin poin dan merekrut orang, mereka juga kebagian enaknya. Malah mungkin mereka cuma ongkang-ongkang kaki, kita yang ketar-ketir sana sini ngumpulin poin dan sibuk jualan dan merekrut orang..huhu

Ohohohoho...tidak begitu sodara-sodara. :))
Itu kenapa salah satunya ada ketentuan wajib tutup poin buat setiap member. Karena, pertama, selain agar itu FAIR buat semua member (jadi tak peduli member baru atau member lama, semuanya sama-sama kena kewajiban Tutup Point), kedua, kalau misalnya kita tutup point, sementara yang di atas kita ada yang nggak tutup poin, maka cuma kita yang bakal dapat bonus. Mereka yang nggak tutup poin, nggak akan dapat bonus :))

Lalu bisa terlihat juga kok, kalau yang rajin dan sibuk merekrut dan membesarkan jaringan, sementara yang di atas ada yang cuma ongkang-ongkang kaki, itu bisa ketahuan. Biasanya bonusnya sedikit dan levelnya bisa jadi turun!! :) Malah bisa jadi dia yang tadinya levelnya di atas kita, malah bergantian, kita yang di atas mereka. FAIR kan??? :)

Memang di sini, yang berkerja keras lah yang berhasil. Yang cuma ongkang-ongkang kaki doang?? Say good bye aja dah buat mereka..hihihi

Tapi, tutup pojn itu berat...kalau harus ngeluarin uang 600ribu tiap bulan...huhu

Yayaya... ini aku paham dan ngerti banget. Karena aku awalnya sempat ngerasain dan berpikir kayak gitu :))
Tapi, justru itu lah kenapa ada yang namanya penjualan. Kita bisa memenuhi 'wajib tutup poin' itu dengan berjualan. Jadi nggak harus uangnya dari kita. Bisa uang dari orang lain yang beli produk di kita, nah uang itu yang kita setor untuk memenuhi kewajiban tutup poin ini :)

Aku sendiri mengalihkannya dengan cara yah membeli produknya. Seperti yang pernah kubilang, sebelum join di Oriflame ini, aku memang penyuka produk Oriflame. Jadi ya aku bisa memenuhi tutup poin itu dengan belanja untuk diriku sendiri hehe. Selama ini kan sebelum jadi consultant Oriflame, aku selalu beli produk di orang lain. Nah, sekarang... aku masih memakai produk oriflame, cuma bedanya aku sekarang beli sendiri sebagai consultant, bukan beli lewat orang lain lagi hehehe.

3. Aku nggak bisa jualannnn...nggak bakat...

Duh, sama atuh!! Kita sama hahahaha

Aku mah juga nggak bakat jualan hihihhi..

Nah biasanya ini juga jadi alasan orang malas bergabung di Oriflame. Termasuk aku, DULUnya..hihihi

Jadi gini, sebenarnya...kalau saja kita BISA nih belanja untuk diri sendiri, jadi tiap bulan kita memang menyediakan budget 600ribu untuk ini, ya udah nggak usah jualan lagi juga nggak apa-apa. Yang penting sudah tutup poin :)

Tugas kita selanjutnya tinggal meREKRUT aja :)

4. Nah, ini juga nih masalahnya. MeREKRUT. Duh...nggak ahli ngajakin orang :( Nggak pintar ngomongnya.

Duh.. sama atuhh dengan saya.. :( 
Hihihi

Iya benar, aku juga awalnya merasa NGGAK AHLI merekrut..hehe

Wah memangnya merekrut aja harus ada keahliannya ya? hihihi

Sebenarnya nggak.. yang dibutuhkan hanya 'cerita'. Dan memang ya...kalau kita belum memulai, sebaiknya jangan dulu berkata, "aku nggak bisaaa""

Aku sendiri termasuk yang awalnya sangsi, merasa aku nggak ahli merekrut. Makanya dari dulu nggak pernah join di Oriflame hehe. Nah, kenapa aku akhirnya sekarang memutuskan join?? Apa karena aku sudah merasa atau sudah punya keahlian merekrut?? Hihihi. Tidak sama sekali. Aku masih orang yang sama kayak yang dulu kok saat belum memutuskan untuk gabung di Oriflame :) 

Hanya saja bedanya sekarang, aku punya NIAT (kayak di poin 1 yang kubilang) dan kemantapan diri bahwa aku harus MENCOBA. Yang namanya malu, takut atau apa, injak-injak aja hihihi

Ya memang sih masih seringnya ditolak hehehe. Tapi itu nggak bikin aku down. Pokoknya ditolak 1000 orang, nanti pasti akan muncul sejuta orang lagi yang siap diprospek :D. Dan nggak mungkin ya kayaknya secara logika dari sejuta orang itu nggak ada SATU orang yang bakal bilang "IYA, aku juga mau join deh, pengen sukses juga kayak upline-upline, para sesepuh yang sudah lama berkecimpung di Oriflame." :))
 
Aku malah sekarang punya target, aku harus ngerekrut 10 orang setiap hari. Jadi siapa saja bakal aku dongengin tentang Oriflame. Entah itu orangnya nggak aku kenal, misalnya mbak-mbak penjual di warung makan, atau ibu-ibu yang kebetulan nongkrong bersama aku pas lagi nungguin teman, atau teman Mamanya temanku, bahkan jadi korban hehe. Jadi sekarang ini, siapapun orangnya yuk..saya ceritakan tentang Oriflame hehe. Urusan ntar orangnya tetap nggak mau join, atau bagaimana... itu bukan hal terpenting hehe. Yang penting bagiku sekarang hanyalah harus menginjak-injak rasa malu, atau rasa nggak bisa dulu :)

Dan kalau ngajakin 10 orang dalam sehari, misalnya, maka berarti sebulan kita ngajakin 300 ORANG! Wawwww... dan dari 300 orang itu secara logika nih nggak mungkin kan semuanya bilang "TIDAK". pasti ada satu yang bilang "iya. saya mau join" :))

Nah... kamu merasa nggak ahli merekrut? Saya juga nggak merasa ahli merekrut tuh. Makanya, yuk belajar bareng :)) Karena aku juga lagi belajar kok hehe.

Kalau mau tanya-tanya atau sekadar curhat sama aku, boleh banget!!

Tenang, nggak bakal aku kejar-kejar kok kalau misalnya teman-teman nggak niat join, cuma mau 'nanya-nanya' doang. Aku orangnya mah nggak doyan ngejar-ngejar hehe, karena aku tahu itu rasanya nggak menyenangkan (sering ngerasain dikejar-kejar, seperti yang pernah aku ceritakan di postingan sebelumnya hihi). Jadi, bagi yang mau tanya-tanya doang seputar Oriflame, silahkan, bakal aku jawab :)).

Kalau ada yang mau join?? Wah..ini malah lebih bagus lagi. hehehe. Yuk, langsung hubungi saya.. pasti ditemani dan diajarkan kok sampai benar-benar bisa sendiri menjalankan bisnis Oriflame Nggak bakal kutinggal! :))


Duh, udah panjang aja nih ketikan.. pantesan ngos-ngosan.. Hihihi... Jadi langsung ke poin terakhir aja dah, alasan orang-orang menolak join di Oriflame. Apa?? setelah merasa nggak bisa ngerekrut, malas ngeluarin duit buat tutup poin, merasa hanya akan menguntungkan orang-orang yang sudah duluan join alias orang-orang yang berada di atas kita... apalagi??

Yak.

5. Oriflame itu MLM kan?? Dih... biasanya MLM itu kan tipu-tipu doang. Masa iya bisa menghasilkan duit juta-juta?? Bohong ah..

Yayayaya... yang terakhir ini kadang yang sering akhirnya jadi senjata pamungkas orang-orang untuk menolak join hihihi..

Dan biasanya nih.. BIASAnya, yang ngomong itu yang pernah ikut MLM dan tertipu, ATAU pernah jadi saksi mata penipuan MLM, ATAU pernah join di MLM tapi merasa GAGAL.

Sebelumnya aku mau bilang, MLM itu bukan cuma Oriflame. :)

Jadi kalau soal tipu-tipu itu pasti dari MLM yang lain, yang ngaku-ngakunya bisnis, padahal aslinya cuma MONEY GAME.

Pasti pernah dengar kan MLM yang 'uang pendaftarannya misalnya 300ribu'. Lalu wajib rekrut satu atau dua orang SAJA dan pasti nanti akan dapat uang juta-juta. :)

Jadi, kita daftar dah 300 ribu, lalu ajak dua orang SAJA untuk gabung dan melakukan seperti apa yang kita lakukan. Hihihi. Sebenarnya dari sini saja udah ketahuan kalau itu CUMA MONEY GAME. Nggak heran kalau ujung-ujungnya ada yang merasa GAGAL atau merasa bisnis itu nggak benar.. karena yang begini biasanya nggak abadi dan akan lewat digerus waktu hehehe. 

Kenapa banyak yang lebih cenderung melakukan MLM yang ini dibandingkan join di Oriflame??

Udah jelas, karena, yang ini walau pendaftarannya MAHAL, tapi cuma sekali bayar saat bergabung, dan CUMA perlu merekrut dua orang SAJA. Nggak kayak Oriflame yang pendaftarannya MURAH, hanya Rp 49.900 SAJA, tapi ada kewajiban tutup poin setiap bulan dan meREKRUT sebanyak-banyaknyaaaaa!! :)

Uuuuu... yang ngeliat di paragraf atas aja pasti nih mikirnya, wah mending ikut yang pertama. Dapat duit banyak, dan nggak perlu susah-susah tutup poin, apalagi merekrut.

Hehehe... jadi gini ya,jenis MLM yang pertama itu cuma MONEY GAME. Tidak bisa dibilang bisnis. Memang, awalnya bakal dapat duit. TAPI..yakin deh, sebulan dua bulan kemudian MLM ini akan hilang tergerus waktu dan tak terdengar lagi kabarnya. Ya kan?? :)) Dan lalu bonus kita untuk bulan-bulan berikutnya?? Ya ikutan nggak ada lagi, hilang juga..hehe

Lagipula, kalau orang yang benar-benar ngerti sistem perbisnis-an, pasti bisa mikir... apa iya ada yang bisa menghasilkan duit juta-juta tanpa harus KERJA KERAS? Cuma ongkang-ongkang kaki doang, terus juta-juta tiap bulan atau tiap hari masuk ke rekening kita. Duhhh... itu saya juga mau kaliii hihihi.

Nah, jadi jelas kan, MUSTAHIL kalau mau dapat juta-juta tapi cuma maunya nggak ngapa-ngapain.

MLM yang pertama kusebut itu, hanyalah permainan uang yang diputar. Mungkin kayak arisan kali yah, tapi bedanya arisannya waktunya tak berjangka. Nggak kayak arisan ibu-ibu yang ada jangkanya tiap bulan, dan begitu tertata sistemnya :).

Dan tahu nggak? MLM yang sejenis itu kenapa biasanya berakhir gagal?? KARENA, cuma adanya keharusan ngerekrut satu-dua orang itu! :)

Jadi, misalnya teman mamaku ikut sebuah MLM, lalu dia ajak Mamaku dan satu temannya untuk jadi jaringan di bawahnya.

A: Teman Mamaku
B: Mama
C: Teman lain

Maka jaringannya jadi begini:

     A
     /\
   B   C

Lalu, B atau Mamaku ajak dua orang, aku dan temannya. Jadi, aku= D, teman Mama=E.

Maka jadi begini..

     A
     /\
    B  C
   /\
  D  E

C cuma bisa mengajak satu orang saja, karena merasa nggak bisa merekrut, jadi cuma ngajak satu orang saja.

Maka jadi begini:

      A
     /\
    B C
   /\ /\
  D E   F


Lalu aku nggak bisa merekrut orang, sama kayak F. Jadi, cuma E yang bisa merekrut walau hanya satu orang. Yaitu si G.

Jadi, begini:

      A
     /\
    B C
   /\ /\
  D E   F
    /\
   G

Lalu, G, nggak merekrut siapa-siapa.

Maka... nah, siapa yang melanjutkan?? Terhenti sampai di situ saja :))

Makanya, yang beginian selalu nantinya terhenti sendiri dan hilang tanpa kabar hihihi.

Kenapa bisa terjadi hal seperti itu? KARENA, biasanya merasa cuma kewajiban merekrut dua orang saja! Dan biasanya, yang sudah menjalankan kewajibannya itu, nggak mau mengurusi orang yang di bawahnya. Pikirnya, aku kan sudah rekrut dua orang. Jadi, merasa nggak perlu melakukan apa-apa lagi :)) Tanpa tahu nih...kalau yang di bawahnya terjadi jalan buntu..hehehe

Itu kenapa di Oriflame TIDAK seperti itu.  Makanya diharuskan rekrut sebanyak-banyaknya. Karena kalau cuma ngerekrut dua orang saja... duh... siap-siap saja deh mati tergilas orang-orang yang sukses hehehe. Bukannya apa nih ya... watak manusia itu kan ada macam-macam. Ada kayak si A *nunjuk atas* yang bisa jago ngerekrut orang. Ada yang kayak F, dan D, merasa NGGAK BISA ngerekrut, dan jadinya nggak merekrut sama sekali. Dan masih banyak watak-watak lain, seperti orang yang jutek, cuek, tidak pedulian..dll hihi

Itu kenapa kita MESTI ngerekrut sebanyak mungkin. Jadi, gini, misalnya kita bisa ngerekrut 10 orang, nah bisa saja dua diantaranya berwatak seperti D dan G,lalu tiganya berwatak seperti F, atau C dll.. nah sisanya.. 5 orang berwatak seperti A. Nah, bisnis ini pun jadinya akan tetap berjalan kan?? Karena masih ada 5 orang yang mau berUSAHA, hingga tak terhenti sampai situ aja. Tentang 5 orang lainnya?? Ya karena mereka nggak mau usaha apa-apa, cuma diam, ya siap-siap aja dia juga bakal cuma DIAM BENGONG ngeliat kesuksesan 5 orang lainnya lagi!! Hihihi

Untuk lebih jelas, ini contoh yaaaa...





Jadi misalnya nih yang biru itu aku. Semuanya dikasih nama 100 BP aja ya... biar INGAT kalau kewajian tiap bulan tuh harus tutup poin 100. Jadi yang dianggap aktif dan berkerja itu ya yang mau tutup poin aja hehehe

Nah, AKU merekrut 6 orang nih. Tapi berdasarkan watak manusia, belum tentu ya kan ke enamnya itu mau menjalankan kewajiban yang sama yaitu merekrut hihhi. Bisa saja dari 6 orang itu, cuma SATU saja yang mau kerja dan usaha :)

Jadi lah begini..




Cuma satu saja yang mau merekrut hihihi... Dan dia berhasil merekrut 6 orang dari 30 orang MISALNYA hihihi. Jadi 24 lainnya NOLAK hehe

Nah, enam orang yang direkrut ini, lagi-lagi cuma satu aja yang aktif,


Begitu terussssss...

Nah, terlihat kan kenapa sebisa mungkin kita harus terus rajin rekrut orang! :)

Karena kalau cuma rekrut satu dua orang, wah... langsung binasa pasti! :D

Beda kan dengan kalau kita membentuk jaringan sampai beranak pinak itu? Buat yang aktif, SELAMAT, kesuksesan menghampirinya! Nah... yang dibawahnya nggak ada anak lagi itu...jelas terlihat sama sekali nggak ada usaha atau kerja. Ya udah, selamat juga kalau gitu, perjalanannya akan terhenti di situ dan dia nggak akan bisa dapat juta-juta :)

Jadi sekarang ngerti kan kenapa sebisa mungkin harus rajin merekrut?? Karena sebanyak apapun kita merekrut noh, 20 orang misalnya, belum tentu yang aktif semuanya hihi. Bisa saja cuma 2 orang yang benar-benar konsisten di bisnis ini. Jadi ngerekrut 20 orang, tapi 20 orang itu sama sekali nggak ngapa-ngapain, ya sama aja BOONG hehehe.

Dan di sini nggak bakal sendiri! Coba perhatikan jaringan itu, ada banyak kan orangnya karena terus beranak pinak hehe. Jadi, dalam jaringan kita (orang yang aktif) pasti bakal nemanin kita dan melangkah bersama-sama. Nggak bakal ditinggal. Misalnya nih, kalian gabung bersama aku. Nah, aku nggak bakal melepas gitu aja. Aku bakal ajarin atau support juga agar kita bisa melangkah bareng.

Karena seperti yang pernah aku posting di postingan sebelumnya, aku ngerti bagaimana rasanya kalau nggak disupport atau nggak dibimbing... maka itu aku nggak akan melakukan hal yang sama karena aku tahu rasanya mengecewakan..hehehe

Nah, satu lagi.. biasanya yang ikut jenis MLM pertama dan merasa tertipu atau mungkin merasa RUGI, karena sudah keluar uang 300ribu tapi nggak dapat apa-apa, dan melihat yang di atasnya lah yang justru dapat uang/bonus... JADINYA ya itu, punya pikiran buruk dan negativ tentang MLM. Mulai deh ngebilangin, MLM itu penipu. ATAU bilang, dih... kita yang keluar uang, yang di atas kita yang dapat bonus GEDE, dll..etc..

Yang akhirnya berimbas ke Oriflame juga. Saat tahu Oriflame juga memakai sistem MLM, langsung deh disamakan dengan MLM yang dianggap tipu-tipu itu..hihihi.

Coba pikir deh... kalau Oriflame ini memang PENIPU, kenapa bisa bertahan selama bertahun-tahun dan bahkan nama produknya, Oriflame, sudah tersebar kemana-mana!!

Secara logika, jelas nggak mungkin ya kalau seorang penipu bisa berkeliaran kemana-mana selama bertahun-tahun. Ibarat buronan polisi nih, masa iya seorang buronan berani berkelana kemana-mana tanpa masalah..hihihihi

Beda dengan bisnis MLM yang hanya MONEY GAME itu, biasanya namanya hanya TINGGAL NAMA dan bahkan tak diingat lagi :)) Lalu tak lama kemudian akan muncul lagi dengan nama baru dengan sistem yang sama, dan kemudian nanti akan kembali tinggal nama hihihi

Nah, di sini jelas beda banget kan dengan Oriflame??

Oriflame itu berasal dari Swedia. Didirikan tahun 1967!! Nah, mulai dikenal di Indonesia kapan?? Tahun 1987, dalam naungan PT. Orindo Alam Ayu.

Amboiiiii.... Oriflame ada bahkan sebelum aku lahir!! Masih bilang itu penipu?? Masa iya seorang penipu bisa melanglang buana dari Swedia hingga ke Indonesia, bahkan beredar selama bertahun-tahun?? Hihihihi... nggak mungkin kan..

Jadi, udah deh... yang bilang Oriflame itu tipu-tipu, yuk sini hubungi saya.. biar saya jelasin bagaimana sebenarnya sistem di Oriflame itu hihihihi..

Atau ada yang masih pengen penjelasan lebih lanjut karena merasa masih kurang yakin? Hayukkk.. tanya-tanya saya mariiii! :D

Dan..sebenarnya masih ada sejuta alasan kenapa orang-orang menolak join di Oriflame. Yang kusebutkan ini hanyalah 5 BESAR alasan yang paling sering diucapkan. Sisanya?? Masih banyaakkk... tapi kapan-kapan saja deh dilanjut. Sekarang cukup ini dulu hehehe

*pijat-pijat jemari yang mulai keriting* XD



Semuuuuaaaaaaaa orang yang memutuskan join di Oriflame, dan kemudian menjalankan bisnisnya, PASTI pernah merasakan yang namanya diTOLAK. Jadi makanan sehari-hari malah..huahahaha

Ajak 11 orang gabung?? Bisa saja semuanya menolak, atau kalau lagi beruntung, satu orang SAJA memutuskan bergabung bersama kita untuk sukses, selebihnya berkata TIDAK dan OGAH. Huahahaha

Ajak 30 orang untuk bergabung? Bisa saja dari 30 orang itu semuanya SUKSES menolak kita hehehehe

Contohnya saya hari ini, ajak 9 teman bergabung, SUKSES sembilan-sembilannya berkata 'ogah'..huihihihi

Dan setelah dengar sana-sini tentang keluhan kenapa enggan bergabung di Oriflame, padahal sudah sangat jelas oriflame itu adalah bisnis yang sangat menjanjikan bagi mereka yang memang mau berusaha dan berkerja keras.

Beberapa alasan mereka menolak...ADALAH...

Ini dia rata-rata alasan 'klise' yang diucapkan, termasuk aku dulu sebelum dapat hidayah hehehe

1. Males, ah..rempong banget kayaknya kudu ngejar target

nah loh....

Sekarang gini, kembali dulu ke diri masing-masing, niat nggak sebenarnya ingin sukses bersama Oriflame?

Setelah itu tanya lagi pada diri sendiri, seberapa besar niat itu?

Kenapa harus bertanya seperti itu? Karena, kalau memang NIATnya besar, ingin banget merasakan kesuksesan seperti apa yang telah dialami para sesepuh di Oriflame :p, ya memang kudu usaha dan kerja keras dong. Ya salah satunya ngejar target itu.

Karena kalau memang sudah memutuskan untuk menjalankan bisnis di Oriflame, pasti sudah tahu kan apa yang paling penting harus dilakukan? YAK, wajib sebisa mungkin untuk TUTUP POINT, dan MEREKRUT.

Sebenarnya sih cuma dua hal itu saja yang harus kita lakukan, nggak ada yang lain.

TAPI, itu kalau kita memang ingin menjalankan bisnisnya yaa.. :)

NAMUN, kalau kita hanya ingin jadi pembeli atau penjual, nah itu lain cerita :)
Kalau ingin jadi pembeli saja, ya jadi saja pembeli. Kalau ingin jadi penjual, ya jadi saja penjualnya. Tak perlu memikirkan tentang REKRUT dan TUTUP POINT ya :)

Nah, lain cerita lagi kalau memang sedari awal niatnya ingin berbisnis. Ini kudu meREKRUT dan TUTUP POINT, karena kedua hal itu ibarat nyawa bisnis ini.

Ih, kenapa harus punya niat yang besar?? Ya iya, kalau nggak punya niat yang besar, ngapain gabung? Mending nggak usah gabung sekalian, daripada nanti hanya tahunya cuma mengeluh, mengeluh, dan mengeluh hehehe

Karena memang sebaiknya kalau ingin menjalanan bisnis Oriflame, kudu punya niat, agar ia pun bisa melatih mentalnya sendiri. Tahan banting walau diTOLAK 30-50 orang hehehe. Soalnya aku sudah ngerasain bagaimana rasanya kalau saat drop, ditambah diTOLAK puluhan orang...jadi rasanya pengen BERHENTI dan KELUAR pastinya hihihhi

Makanya diwajibkan punya NIAT, agar saat mentalnya lagi down, ia bisa mengingat kembali apa sih niatnya, dan seberapa besar niatnya saat memutuskan untuk berbisnis di Oriflame? Tujuannya, agar bisa kembali bersemangat! And it works!

Btw..btw.. dari tadi sebut TUTUP POINT dan meREKRUT, memang itu apaan ya?

Ada yang belum tahu atau belum ngerti tentang dua hal itu? Wah...ntar dijelaskan di postingan berikutnya saja yaaaa :)

 2. Omong-omong soal TUTUP POINT, sering juga orang bertanya-tanya, kenapa mesti ada kewajiban Tutup Point?? *biasanya ditanyakan dengan nada agak curiga*

*senyum*

Ehem.. sebelumnya aku mau mengingatkan, kalau Oriflame ini adalah BISNIS juga. Dan seperti yang kita tahu, walau ia masih sejenis MLM, tapi tetap saja namanya BISNIS...dan BISNIS itu tentu harus berawal dari MODAL ya kan??

Mana ada sih bisnis yang tanpa MODAL. Justru kalau ada bisnis begitu, yang bisa dijalankan tanpa modal tapi bisa menghasilkan uang juta-juta... wah... patut dicurigai tuh bisnisnya hehehehe

Jadi penulis novel juga harus ada modal ya kan? Modal apa? Capek? Iya. Karena tentu menguras tenaga serta pikiran juga. Terus untuk penulis pemula, saat ingin menerbitkan novelnya, pasti juga perlu uang untuk ngeprint naskahnya, menjilidnya, lalu mengirimnya. Kalaupun mengirimkan draft naskahnya lewat email, juga butuh koneksi internet kan???

Semua itu termasuk modal loh. :)

Jadi pedagang juga berawal pasti dari modal. Nggak mungkin, nggak.

Coba tanya juga perusahaan-perusahaan besar. Perusahaannya bisa sebesar itu dan berkembang pesat pasti berawal dari modal yang dikeluarkan tidak sedikit.

Yah... intinya namanya ingin berbisnis, tentu harus ada modalnya. Entah itu besar atau kecil, itu relatif (pandangan orang beda-beda).

Nah, begitu juga di oriflame ini. Tentu harus ada modalnya juga. Modal capek, Iya. Modal tenaga dan pikiran? tentu. Modal uang? Apalagi.

Jadi, di Oriflame, setiap member yang bergabung mempunyai kewajiban tutup point 100bp tiap bulan, kalau diuangkan itu sekitar 600 ribuan.

Dih, kalau gitu sama aja dong? Wajib setor 600 ribu tiap bulan, ya kita tekor dong.

Nah, ini nih ucapan orang-orang yang pastinya dia belum benar-benar paham seperti apa sih sistem di oriflame ini?? Kalau mau kujelaskan di sini..duh puanjaaanggggg banget hihihhi. Mending kalau ada yang mau tanya, langsung saja tanya aku. Pasti kujawab kok :D

  Intinya sih, kewajiban Tutup poin ini, selain karena memang menjadi modal, juga agar bisnis ini bisa berjalan FAIR atau adil. Karena apa? Seperti kita tahu kan, kita harus merekrut orang, yang artinya kita membentuk sebuah jaringan yang mana ada orang lain di atas kita, dan di bawah kita. Biasanya orang yang berpikiran negativ, PASTI akan berpikir... duh enak dong ya mereka-mereka yang di atas kita. Kita yang sibuk ngumpulin poin dan merekrut orang, mereka juga kebagian enaknya. Malah mungkin mereka cuma ongkang-ongkang kaki, kita yang ketar-ketir sana sini ngumpulin poin dan sibuk jualan dan merekrut orang..huhu

Ohohohoho...tidak begitu sodara-sodara. :))
Itu kenapa salah satunya ada ketentuan wajib tutup poin buat setiap member. Karena, pertama, selain agar itu FAIR buat semua member (jadi tak peduli member baru atau member lama, semuanya sama-sama kena kewajiban Tutup Point), kedua, kalau misalnya kita tutup point, sementara yang di atas kita ada yang nggak tutup poin, maka cuma kita yang bakal dapat bonus. Mereka yang nggak tutup poin, nggak akan dapat bonus :))

Lalu bisa terlihat juga kok, kalau yang rajin dan sibuk merekrut dan membesarkan jaringan, sementara yang di atas ada yang cuma ongkang-ongkang kaki, itu bisa ketahuan. Biasanya bonusnya sedikit dan levelnya bisa jadi turun!! :) Malah bisa jadi dia yang tadinya levelnya di atas kita, malah bergantian, kita yang di atas mereka. FAIR kan??? :)

Memang di sini, yang berkerja keras lah yang berhasil. Yang cuma ongkang-ongkang kaki doang?? Say good bye aja dah buat mereka..hihihi

Tapi, tutup pojn itu berat...kalau harus ngeluarin uang 600ribu tiap bulan...huhu

Yayaya... ini aku paham dan ngerti banget. Karena aku awalnya sempat ngerasain dan berpikir kayak gitu :))
Tapi, justru itu lah kenapa ada yang namanya penjualan. Kita bisa memenuhi 'wajib tutup poin' itu dengan berjualan. Jadi nggak harus uangnya dari kita. Bisa uang dari orang lain yang beli produk di kita, nah uang itu yang kita setor untuk memenuhi kewajiban tutup poin ini :)

Aku sendiri mengalihkannya dengan cara yah membeli produknya. Seperti yang pernah kubilang, sebelum join di Oriflame ini, aku memang penyuka produk Oriflame. Jadi ya aku bisa memenuhi tutup poin itu dengan belanja untuk diriku sendiri hehe. Selama ini kan sebelum jadi consultant Oriflame, aku selalu beli produk di orang lain. Nah, sekarang... aku masih memakai produk oriflame, cuma bedanya aku sekarang beli sendiri sebagai consultant, bukan beli lewat orang lain lagi hehehe.

3. Aku nggak bisa jualannnn...nggak bakat...

Duh, sama atuh!! Kita sama hahahaha

Aku mah juga nggak bakat jualan hihihhi..

Nah biasanya ini juga jadi alasan orang malas bergabung di Oriflame. Termasuk aku, DULUnya..hihihi

Jadi gini, sebenarnya...kalau saja kita BISA nih belanja untuk diri sendiri, jadi tiap bulan kita memang menyediakan budget 600ribu untuk ini, ya udah nggak usah jualan lagi juga nggak apa-apa. Yang penting sudah tutup poin :)

Tugas kita selanjutnya tinggal meREKRUT aja :)

4. Nah, ini juga nih masalahnya. MeREKRUT. Duh...nggak ahli ngajakin orang :( Nggak pintar ngomongnya.

Duh.. sama atuhh dengan saya.. :( 
Hihihi

Iya benar, aku juga awalnya merasa NGGAK AHLI merekrut..hehe

Wah memangnya merekrut aja harus ada keahliannya ya? hihihi

Sebenarnya nggak.. yang dibutuhkan hanya 'cerita'. Dan memang ya...kalau kita belum memulai, sebaiknya jangan dulu berkata, "aku nggak bisaaa""

Aku sendiri termasuk yang awalnya sangsi, merasa aku nggak ahli merekrut. Makanya dari dulu nggak pernah join di Oriflame hehe. Nah, kenapa aku akhirnya sekarang memutuskan join?? Apa karena aku sudah merasa atau sudah punya keahlian merekrut?? Hihihi. Tidak sama sekali. Aku masih orang yang sama kayak yang dulu kok saat belum memutuskan untuk gabung di Oriflame :) 

Hanya saja bedanya sekarang, aku punya NIAT (kayak di poin 1 yang kubilang) dan kemantapan diri bahwa aku harus MENCOBA. Yang namanya malu, takut atau apa, injak-injak aja hihihi

Ya memang sih masih seringnya ditolak hehehe. Tapi itu nggak bikin aku down. Pokoknya ditolak 1000 orang, nanti pasti akan muncul sejuta orang lagi yang siap diprospek :D. Dan nggak mungkin ya kayaknya secara logika dari sejuta orang itu nggak ada SATU orang yang bakal bilang "IYA, aku juga mau join deh, pengen sukses juga kayak upline-upline, para sesepuh yang sudah lama berkecimpung di Oriflame." :))
 
Aku malah sekarang punya target, aku harus ngerekrut 10 orang setiap hari. Jadi siapa saja bakal aku dongengin tentang Oriflame. Entah itu orangnya nggak aku kenal, misalnya mbak-mbak penjual di warung makan, atau ibu-ibu yang kebetulan nongkrong bersama aku pas lagi nungguin teman, atau teman Mamanya temanku, bahkan jadi korban hehe. Jadi sekarang ini, siapapun orangnya yuk..saya ceritakan tentang Oriflame hehe. Urusan ntar orangnya tetap nggak mau join, atau bagaimana... itu bukan hal terpenting hehe. Yang penting bagiku sekarang hanyalah harus menginjak-injak rasa malu, atau rasa nggak bisa dulu :)

Dan kalau ngajakin 10 orang dalam sehari, misalnya, maka berarti sebulan kita ngajakin 300 ORANG! Wawwww... dan dari 300 orang itu secara logika nih nggak mungkin kan semuanya bilang "TIDAK". pasti ada satu yang bilang "iya. saya mau join" :))

Nah... kamu merasa nggak ahli merekrut? Saya juga nggak merasa ahli merekrut tuh. Makanya, yuk belajar bareng :)) Karena aku juga lagi belajar kok hehe.

Kalau mau tanya-tanya atau sekadar curhat sama aku, boleh banget!!

Tenang, nggak bakal aku kejar-kejar kok kalau misalnya teman-teman nggak niat join, cuma mau 'nanya-nanya' doang. Aku orangnya mah nggak doyan ngejar-ngejar hehe, karena aku tahu itu rasanya nggak menyenangkan (sering ngerasain dikejar-kejar, seperti yang pernah aku ceritakan di postingan sebelumnya hihi). Jadi, bagi yang mau tanya-tanya doang seputar Oriflame, silahkan, bakal aku jawab :)).

Kalau ada yang mau join?? Wah..ini malah lebih bagus lagi. hehehe. Yuk, langsung hubungi saya.. pasti ditemani dan diajarkan kok sampai benar-benar bisa sendiri menjalankan bisnis Oriflame Nggak bakal kutinggal! :))


Duh, udah panjang aja nih ketikan.. pantesan ngos-ngosan.. Hihihi... Jadi langsung ke poin terakhir aja dah, alasan orang-orang menolak join di Oriflame. Apa?? setelah merasa nggak bisa ngerekrut, malas ngeluarin duit buat tutup poin, merasa hanya akan menguntungkan orang-orang yang sudah duluan join alias orang-orang yang berada di atas kita... apalagi??

Yak.

5. Oriflame itu MLM kan?? Dih... biasanya MLM itu kan tipu-tipu doang. Masa iya bisa menghasilkan duit juta-juta?? Bohong ah..

Yayayaya... yang terakhir ini kadang yang sering akhirnya jadi senjata pamungkas orang-orang untuk menolak join hihihi..

Dan biasanya nih.. BIASAnya, yang ngomong itu yang pernah ikut MLM dan tertipu, ATAU pernah jadi saksi mata penipuan MLM, ATAU pernah join di MLM tapi merasa GAGAL.

Sebelumnya aku mau bilang, MLM itu bukan cuma Oriflame. :)

Jadi kalau soal tipu-tipu itu pasti dari MLM yang lain, yang ngaku-ngakunya bisnis, padahal aslinya cuma MONEY GAME.

Pasti pernah dengar kan MLM yang 'uang pendaftarannya misalnya 300ribu'. Lalu wajib rekrut satu atau dua orang SAJA dan pasti nanti akan dapat uang juta-juta. :)

Jadi, kita daftar dah 300 ribu, lalu ajak dua orang SAJA untuk gabung dan melakukan seperti apa yang kita lakukan. Hihihi. Sebenarnya dari sini saja udah ketahuan kalau itu CUMA MONEY GAME. Nggak heran kalau ujung-ujungnya ada yang merasa GAGAL atau merasa bisnis itu nggak benar.. karena yang begini biasanya nggak abadi dan akan lewat digerus waktu hehehe. 

Kenapa banyak yang lebih cenderung melakukan MLM yang ini dibandingkan join di Oriflame??

Udah jelas, karena, yang ini walau pendaftarannya MAHAL, tapi cuma sekali bayar saat bergabung, dan CUMA perlu merekrut dua orang SAJA. Nggak kayak Oriflame yang pendaftarannya MURAH, hanya Rp 49.900 SAJA, tapi ada kewajiban tutup poin setiap bulan dan meREKRUT sebanyak-banyaknyaaaaa!! :)

Uuuuu... yang ngeliat di paragraf atas aja pasti nih mikirnya, wah mending ikut yang pertama. Dapat duit banyak, dan nggak perlu susah-susah tutup poin, apalagi merekrut.

Hehehe... jadi gini ya,jenis MLM yang pertama itu cuma MONEY GAME. Tidak bisa dibilang bisnis. Memang, awalnya bakal dapat duit. TAPI..yakin deh, sebulan dua bulan kemudian MLM ini akan hilang tergerus waktu dan tak terdengar lagi kabarnya. Ya kan?? :)) Dan lalu bonus kita untuk bulan-bulan berikutnya?? Ya ikutan nggak ada lagi, hilang juga..hehe

Lagipula, kalau orang yang benar-benar ngerti sistem perbisnis-an, pasti bisa mikir... apa iya ada yang bisa menghasilkan duit juta-juta tanpa harus KERJA KERAS? Cuma ongkang-ongkang kaki doang, terus juta-juta tiap bulan atau tiap hari masuk ke rekening kita. Duhhh... itu saya juga mau kaliii hihihi.

Nah, jadi jelas kan, MUSTAHIL kalau mau dapat juta-juta tapi cuma maunya nggak ngapa-ngapain.

MLM yang pertama kusebut itu, hanyalah permainan uang yang diputar. Mungkin kayak arisan kali yah, tapi bedanya arisannya waktunya tak berjangka. Nggak kayak arisan ibu-ibu yang ada jangkanya tiap bulan, dan begitu tertata sistemnya :).

Dan tahu nggak? MLM yang sejenis itu kenapa biasanya berakhir gagal?? KARENA, cuma adanya keharusan ngerekrut satu-dua orang itu! :)

Jadi, misalnya teman mamaku ikut sebuah MLM, lalu dia ajak Mamaku dan satu temannya untuk jadi jaringan di bawahnya.

A: Teman Mamaku
B: Mama
C: Teman lain

Maka jaringannya jadi begini:

     A
     /\
   B   C

Lalu, B atau Mamaku ajak dua orang, aku dan temannya. Jadi, aku= D, teman Mama=E.

Maka jadi begini..

     A
     /\
    B  C
   /\
  D  E

C cuma bisa mengajak satu orang saja, karena merasa nggak bisa merekrut, jadi cuma ngajak satu orang saja.

Maka jadi begini:

      A
     /\
    B C
   /\ /\
  D E   F


Lalu aku nggak bisa merekrut orang, sama kayak F. Jadi, cuma E yang bisa merekrut walau hanya satu orang. Yaitu si G.

Jadi, begini:

      A
     /\
    B C
   /\ /\
  D E   F
    /\
   G

Lalu, G, nggak merekrut siapa-siapa.

Maka... nah, siapa yang melanjutkan?? Terhenti sampai di situ saja :))

Makanya, yang beginian selalu nantinya terhenti sendiri dan hilang tanpa kabar hihihi.

Kenapa bisa terjadi hal seperti itu? KARENA, biasanya merasa cuma kewajiban merekrut dua orang saja! Dan biasanya, yang sudah menjalankan kewajibannya itu, nggak mau mengurusi orang yang di bawahnya. Pikirnya, aku kan sudah rekrut dua orang. Jadi, merasa nggak perlu melakukan apa-apa lagi :)) Tanpa tahu nih...kalau yang di bawahnya terjadi jalan buntu..hehehe

Itu kenapa di Oriflame TIDAK seperti itu.  Makanya diharuskan rekrut sebanyak-banyaknya. Karena kalau cuma ngerekrut dua orang saja... duh... siap-siap saja deh mati tergilas orang-orang yang sukses hehehe. Bukannya apa nih ya... watak manusia itu kan ada macam-macam. Ada kayak si A *nunjuk atas* yang bisa jago ngerekrut orang. Ada yang kayak F, dan D, merasa NGGAK BISA ngerekrut, dan jadinya nggak merekrut sama sekali. Dan masih banyak watak-watak lain, seperti orang yang jutek, cuek, tidak pedulian..dll hihi

Itu kenapa kita MESTI ngerekrut sebanyak mungkin. Jadi, gini, misalnya kita bisa ngerekrut 10 orang, nah bisa saja dua diantaranya berwatak seperti D dan G,lalu tiganya berwatak seperti F, atau C dll.. nah sisanya.. 5 orang berwatak seperti A. Nah, bisnis ini pun jadinya akan tetap berjalan kan?? Karena masih ada 5 orang yang mau berUSAHA, hingga tak terhenti sampai situ aja. Tentang 5 orang lainnya?? Ya karena mereka nggak mau usaha apa-apa, cuma diam, ya siap-siap aja dia juga bakal cuma DIAM BENGONG ngeliat kesuksesan 5 orang lainnya lagi!! Hihihi

Untuk lebih jelas, ini contoh yaaaa...





Jadi misalnya nih yang biru itu aku. Semuanya dikasih nama 100 BP aja ya... biar INGAT kalau kewajian tiap bulan tuh harus tutup poin 100. Jadi yang dianggap aktif dan berkerja itu ya yang mau tutup poin aja hehehe

Nah, AKU merekrut 6 orang nih. Tapi berdasarkan watak manusia, belum tentu ya kan ke enamnya itu mau menjalankan kewajiban yang sama yaitu merekrut hihhi. Bisa saja dari 6 orang itu, cuma SATU saja yang mau kerja dan usaha :)

Jadi lah begini..




Cuma satu saja yang mau merekrut hihihi... Dan dia berhasil merekrut 6 orang dari 30 orang MISALNYA hihihi. Jadi 24 lainnya NOLAK hehe

Nah, enam orang yang direkrut ini, lagi-lagi cuma satu aja yang aktif,


Begitu terussssss...

Nah, terlihat kan kenapa sebisa mungkin kita harus terus rajin rekrut orang! :)

Karena kalau cuma rekrut satu dua orang, wah... langsung binasa pasti! :D

Beda kan dengan kalau kita membentuk jaringan sampai beranak pinak itu? Buat yang aktif, SELAMAT, kesuksesan menghampirinya! Nah... yang dibawahnya nggak ada anak lagi itu...jelas terlihat sama sekali nggak ada usaha atau kerja. Ya udah, selamat juga kalau gitu, perjalanannya akan terhenti di situ dan dia nggak akan bisa dapat juta-juta :)

Jadi sekarang ngerti kan kenapa sebisa mungkin harus rajin merekrut?? Karena sebanyak apapun kita merekrut noh, 20 orang misalnya, belum tentu yang aktif semuanya hihi. Bisa saja cuma 2 orang yang benar-benar konsisten di bisnis ini. Jadi ngerekrut 20 orang, tapi 20 orang itu sama sekali nggak ngapa-ngapain, ya sama aja BOONG hehehe.

Dan di sini nggak bakal sendiri! Coba perhatikan jaringan itu, ada banyak kan orangnya karena terus beranak pinak hehe. Jadi, dalam jaringan kita (orang yang aktif) pasti bakal nemanin kita dan melangkah bersama-sama. Nggak bakal ditinggal. Misalnya nih, kalian gabung bersama aku. Nah, aku nggak bakal melepas gitu aja. Aku bakal ajarin atau support juga agar kita bisa melangkah bareng.

Karena seperti yang pernah aku posting di postingan sebelumnya, aku ngerti bagaimana rasanya kalau nggak disupport atau nggak dibimbing... maka itu aku nggak akan melakukan hal yang sama karena aku tahu rasanya mengecewakan..hehehe

Nah, satu lagi.. biasanya yang ikut jenis MLM pertama dan merasa tertipu atau mungkin merasa RUGI, karena sudah keluar uang 300ribu tapi nggak dapat apa-apa, dan melihat yang di atasnya lah yang justru dapat uang/bonus... JADINYA ya itu, punya pikiran buruk dan negativ tentang MLM. Mulai deh ngebilangin, MLM itu penipu. ATAU bilang, dih... kita yang keluar uang, yang di atas kita yang dapat bonus GEDE, dll..etc..

Yang akhirnya berimbas ke Oriflame juga. Saat tahu Oriflame juga memakai sistem MLM, langsung deh disamakan dengan MLM yang dianggap tipu-tipu itu..hihihi.

Coba pikir deh... kalau Oriflame ini memang PENIPU, kenapa bisa bertahan selama bertahun-tahun dan bahkan nama produknya, Oriflame, sudah tersebar kemana-mana!!

Secara logika, jelas nggak mungkin ya kalau seorang penipu bisa berkeliaran kemana-mana selama bertahun-tahun. Ibarat buronan polisi nih, masa iya seorang buronan berani berkelana kemana-mana tanpa masalah..hihihihi

Beda dengan bisnis MLM yang hanya MONEY GAME itu, biasanya namanya hanya TINGGAL NAMA dan bahkan tak diingat lagi :)) Lalu tak lama kemudian akan muncul lagi dengan nama baru dengan sistem yang sama, dan kemudian nanti akan kembali tinggal nama hihihi

Nah, di sini jelas beda banget kan dengan Oriflame??

Oriflame itu berasal dari Swedia. Didirikan tahun 1967!! Nah, mulai dikenal di Indonesia kapan?? Tahun 1987, dalam naungan PT. Orindo Alam Ayu.

Amboiiiii.... Oriflame ada bahkan sebelum aku lahir!! Masih bilang itu penipu?? Masa iya seorang penipu bisa melanglang buana dari Swedia hingga ke Indonesia, bahkan beredar selama bertahun-tahun?? Hihihihi... nggak mungkin kan..

Jadi, udah deh... yang bilang Oriflame itu tipu-tipu, yuk sini hubungi saya.. biar saya jelasin bagaimana sebenarnya sistem di Oriflame itu hihihihi..

Atau ada yang masih pengen penjelasan lebih lanjut karena merasa masih kurang yakin? Hayukkk.. tanya-tanya saya mariiii! :D

Dan..sebenarnya masih ada sejuta alasan kenapa orang-orang menolak join di Oriflame. Yang kusebutkan ini hanyalah 5 BESAR alasan yang paling sering diucapkan. Sisanya?? Masih banyaakkk... tapi kapan-kapan saja deh dilanjut. Sekarang cukup ini dulu hehehe

*pijat-pijat jemari yang mulai keriting* XD



 
Miss's WORLD! Copyright © 2012 Design by Ipietoon Blogger Template