Tampilkan postingan dengan label temanfacebook. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label temanfacebook. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 16 Februari 2013

"Tumben.."

..adalah kalimat yang sepertinya belakangan sering kudengar di setiap jejaringan social milikku. Facebook dan twitter, terutama.

Saat aku membalas wall dari orang, dibilang, "tumben balas."

Saat aku mengisi wall beberapa orang, dibilang, "tumben nyapa."

Dan saat aku mereply beberapa update-an twit teman yang berseliweran di timeline, semua pada bilang dengan kata-kata yang lagi sama, "tumben nyapa."

Aku menelepon dan meng SMS beberapa nomor, juga disahut dengan "tumben nelpon" dan "tumben SMS"..

Tumben...tumben..tumben..

Memangnya segitunya kah aku selama ini tidak memperdulikan mereka? :|

Apakah aku terkesan sangat cuek dan sombong?

Entah... aku tak tahu apa yang mereka pikirkan tentangku. Tapi, aku akuin, aku sangat jarang berinteraksi di dunia maya, atau pun via telepon or chatting.

Pertama Facebook, aku akuin jarang buka facebook, dan sekali buka juga hanya sekadar lihat-lihat status teman tanpa niat memberikan/meninggalkan komentar di wall mereka.

Kedua, twitter, aku memang sering buka twitter sekadar untuk update status. Tapi, hanya itu.

Aku buka twitter hanya ngetwit tanpa melihat TL terkadang, itu kenapa aku jarang berinteraksi pada orang-orang yang berseliweran di TLku.

Tapi kalau waktuku senggang, aku tentu akan melihat ke TL dan mereply nya. Tapi yang aku terima malah jawaban 'tumben nyapa'.. :'D

Sedih saja bacanya dan jadi merasa bersalah. Mungkin aku dianggap sombong dan selama ini tak peduli dengan teman, jadi sekali nyapa semua pada bilang 'tumben'..

Aku orangnya memang dari dulu jarang berinteraksi di dunia maya, apalagi kalau tak ada topik (dan aku bukan lah orang yang pintar memulai topik atau pun sekadar joke untuk melucu). Aku orangnya kadang agak kaku. Jadi terkadang pun aku ingin nyapa tapi tak tahu mau ngomong apa. Kadang aku sekadar bilang 'i miss u' karena jujur aku benar-benar kangen, namun setelahnya aku bingung mau bicara apa, kecuali orang yang kusapa itu langsung bergurau/memulai topik. Tapi kalau ia juga hanya diam atau cuma 'haha' dan 'hehe' ya aku bingung mau ngomong apalagi.


Mungkin bagi beberapa orang, dengan sikapku yang begini bisa nangkap lain, atau malah menganggapnya annoying. Tapi...jujur saja, aku tak pernah bermaksud cuek, apalagi sombong. Lagipula apa sih yang mau aku sombongkan dari diriku? :'D

Aku hanya bukan pembicara yang baik, dan... juga kadang kalau sibuk aku cenderung malas ngobrol. Bukan karena apa.. aku nggak bisa konsentrasi pada dua hal, sulit membagi hehe. Jadi sekalinya aku sedang nonton TV misalnya, aku bakal nggak balas mention orang. Karena aku sedang fokus pada TV. Atau saat mengerjakan tugas, aku juga akan mengabaikan hal-hal lain. Masalahnya, aku tak bisa fokus pada dua hal berbeda dalam waktu bersamaan. Jadi, ya gitu...hehehehe


Namun... aku selalu memperhatikan teman-teman twitter dan facebook ku walau aku tak menampakkan diri. Aku memperhatikan gerak-gerik kalian dari jauh. :)
..adalah kalimat yang sepertinya belakangan sering kudengar di setiap jejaringan social milikku. Facebook dan twitter, terutama.

Saat aku membalas wall dari orang, dibilang, "tumben balas."

Saat aku mengisi wall beberapa orang, dibilang, "tumben nyapa."

Dan saat aku mereply beberapa update-an twit teman yang berseliweran di timeline, semua pada bilang dengan kata-kata yang lagi sama, "tumben nyapa."

Aku menelepon dan meng SMS beberapa nomor, juga disahut dengan "tumben nelpon" dan "tumben SMS"..

Tumben...tumben..tumben..

Memangnya segitunya kah aku selama ini tidak memperdulikan mereka? :|

Apakah aku terkesan sangat cuek dan sombong?

Entah... aku tak tahu apa yang mereka pikirkan tentangku. Tapi, aku akuin, aku sangat jarang berinteraksi di dunia maya, atau pun via telepon or chatting.

Pertama Facebook, aku akuin jarang buka facebook, dan sekali buka juga hanya sekadar lihat-lihat status teman tanpa niat memberikan/meninggalkan komentar di wall mereka.

Kedua, twitter, aku memang sering buka twitter sekadar untuk update status. Tapi, hanya itu.

Aku buka twitter hanya ngetwit tanpa melihat TL terkadang, itu kenapa aku jarang berinteraksi pada orang-orang yang berseliweran di TLku.

Tapi kalau waktuku senggang, aku tentu akan melihat ke TL dan mereply nya. Tapi yang aku terima malah jawaban 'tumben nyapa'.. :'D

Sedih saja bacanya dan jadi merasa bersalah. Mungkin aku dianggap sombong dan selama ini tak peduli dengan teman, jadi sekali nyapa semua pada bilang 'tumben'..

Aku orangnya memang dari dulu jarang berinteraksi di dunia maya, apalagi kalau tak ada topik (dan aku bukan lah orang yang pintar memulai topik atau pun sekadar joke untuk melucu). Aku orangnya kadang agak kaku. Jadi terkadang pun aku ingin nyapa tapi tak tahu mau ngomong apa. Kadang aku sekadar bilang 'i miss u' karena jujur aku benar-benar kangen, namun setelahnya aku bingung mau bicara apa, kecuali orang yang kusapa itu langsung bergurau/memulai topik. Tapi kalau ia juga hanya diam atau cuma 'haha' dan 'hehe' ya aku bingung mau ngomong apalagi.


Mungkin bagi beberapa orang, dengan sikapku yang begini bisa nangkap lain, atau malah menganggapnya annoying. Tapi...jujur saja, aku tak pernah bermaksud cuek, apalagi sombong. Lagipula apa sih yang mau aku sombongkan dari diriku? :'D

Aku hanya bukan pembicara yang baik, dan... juga kadang kalau sibuk aku cenderung malas ngobrol. Bukan karena apa.. aku nggak bisa konsentrasi pada dua hal, sulit membagi hehe. Jadi sekalinya aku sedang nonton TV misalnya, aku bakal nggak balas mention orang. Karena aku sedang fokus pada TV. Atau saat mengerjakan tugas, aku juga akan mengabaikan hal-hal lain. Masalahnya, aku tak bisa fokus pada dua hal berbeda dalam waktu bersamaan. Jadi, ya gitu...hehehehe


Namun... aku selalu memperhatikan teman-teman twitter dan facebook ku walau aku tak menampakkan diri. Aku memperhatikan gerak-gerik kalian dari jauh. :)

Kamis, 13 September 2012

Cinta Dumay? :D

Cinta Dumay.

Nama ini kugunakan untuk istilah ‘jatuh cinta pada seseorang yang ditemui di dunia maya’. 

Jujur saja, ini terkesan absurd.

Pada umumnya, jarang sekali orang yang meyakini ‘Cinta Dumay’, karena mereka beranggapan dumay itu kepalsuan. Tempat dimana semuanya terasa nyata, namun hampa. Tempat dimana orang-orang mengenakan topeng, menyembunyikan sosoknya dari dunia nyata. Intinya, dumay itu dimensi lain dari dunia nyata ini, tempat dimana kita mencari pelampiasan untuk melepaskan kepenatan dari dunia nyata.

Tapi, sadar tidak, kalau dumay itu bisa saja menjadi nyata?

Nyata, saat mereka menampilkan sosok mereka apa adanya. Nyata, saat mereka berinteraksi dengan normal. Nyata, saat mereka saling bertukar pikiran tentang dunia, bercanda tawa, berdebat opini, dll?

Dulu, mungkin aku tak percaya pada cinta dumay.

Bahkan walau pun aku ada mengenal sepasang suami-istri yang dipertemukan lewat dunia maya, aku masih merasa agak sulit untuk percaya pada istilah ‘cinta dumay’ ini.

 Yah, aku mempunyai beberapa kenalan yang telah mempersatukan diri dalam pernikahan, dan percaya atau tidak, mereka dipertemukan oleh salah satu tempat ‘dumay’ yang disebut …jejaring social.

Dan sampai bertahun-tahun pernikahan mereka, mereka hidup dengan normal layaknya pasangan lain yang dipertemukan di dunia nyata.

Maka itu, aku mengubah pandanganku tentang dunia maya. Dunia maya itu ternyata bisa menjadi nyata, tergantung bagaimana kita bersikap.

Tidak semua hal di dunia maya itu palsu. Lagi pula, kalaupun banyak kepalsuan, kenapa harus diambil pusing? Karena tanpa dunia maya, dunia nyata pun sudah dipenuhi dengan kepalsuan…

So, sebenarnya antara ‘nyata’ dan ‘maya’ itu jaraknya tipis. Itu semua tergantung bagaimana bersikap dan menyikapi saja.

Kembali ke topik awal tentang cinta dunia maya…

Walau pada akhirnya aku mengubah pandangan tentang dunia maya, tetap saja menurutku jatuh cinta pada seseorang yang kenal lewat dunia maya…itu..absurd. DULU aku berpikir seperti itu.

Aku sendiri pernah ditembak oleh tiga lelaki yang aku kenal di facebook. Dan itu rasanya ‘aneh’. Aku bingung, kenapa mereka bisa mencintaiku sementara kita hanya bersua di facebook.

Berhubung aku dulunya berpikiran sempit tentang cinta dumay, aku menganggap mereka ‘aneh’.

Namun…sekarang sepertinya aku sudah mulai merubah pandanganku. Entah sejak kapan.

Aku pikir, kenapa kita tidak bisa jatuh cinta pada seseorang yang belum pernah kita temui?

Karena, jatuh cinta itu bukan hanya pada pandangan pertama melalui tatapan mata *kayak lagu saja -__-“*

Jatuh cinta tidak harus karena ‘sosok’.

Jatuh cinta tidak harus karena ‘mengenal’.

Terbukti, aku bertemu dengan begitu banyak orang yang sering aku lihat wajahnya, yang sudah aku kenal luar-dalamnya, yang bahkan baik-buruknya aku tahu. Lalu, apa lantas aku jatuh cinta pada mereka? Tidak. Perasaanku biasa-biasa saja.

So…. cinta itu tidak SELALU tercipta karena ‘sosok’ dan ‘mengenal’kan?

Cinta itu bisa tercipta lewat… kata-kata.

Kata-kata yang dituliskan lewat status facebook, atau pun lewat 140 karakter twitter.

Jatuh cinta pada kata-kata yang ia gores dengan jemarinya..

Cinta juga bisa tercipta lewat..suara.

Pernah merasakan tidak, saat kamu merasa tenang dan nyaman mendengar suara seseorang, walau kamu tak pernah mengenalnya secara nyata? Kamu tak pernah melihat sosoknya, dan hanya bisa mendengar suaranya. Lalu saat tak mendengar suara itu, kamu merindukannya. Merindukan percakapan-percakapan yang mengundang ‘suatu perasaan yang menggelitik’ itu. Suara dan kata-kata yang ia lontarkan mampu membuatmu tertawa walau saat itu kau sedang menangis..

Cinta bisa juga tercipta lewat ‘kecocokan’. Walau kecocokan itu hanya melalui dunia maya.

Namun, sadar tidak? bahwa ternyata rasa ‘kecocokan’ itu yang akhirnya membuat kita jadi saling perhatian satu sama lain. Dan salah kah kalau di antara perhatian-perhatian kecil itu, kemudian timbul benih cinta?

Itu lah Cinta. Memang absurd , tapi bukan lah suatu hal yang tidak mungkin.

Pada kesimpulannya, cinta bisa datang melalui apa saja, tapi pada akhirnya tetap HARUS berakhir dengan pertemuan di dunia nyata dong!


 

**Jejaring social berubah menjadi 'nyata' :)**


Cinta Dumay.

Nama ini kugunakan untuk istilah ‘jatuh cinta pada seseorang yang ditemui di dunia maya’. 

Jujur saja, ini terkesan absurd.

Pada umumnya, jarang sekali orang yang meyakini ‘Cinta Dumay’, karena mereka beranggapan dumay itu kepalsuan. Tempat dimana semuanya terasa nyata, namun hampa. Tempat dimana orang-orang mengenakan topeng, menyembunyikan sosoknya dari dunia nyata. Intinya, dumay itu dimensi lain dari dunia nyata ini, tempat dimana kita mencari pelampiasan untuk melepaskan kepenatan dari dunia nyata.

Tapi, sadar tidak, kalau dumay itu bisa saja menjadi nyata?

Nyata, saat mereka menampilkan sosok mereka apa adanya. Nyata, saat mereka berinteraksi dengan normal. Nyata, saat mereka saling bertukar pikiran tentang dunia, bercanda tawa, berdebat opini, dll?

Dulu, mungkin aku tak percaya pada cinta dumay.

Bahkan walau pun aku ada mengenal sepasang suami-istri yang dipertemukan lewat dunia maya, aku masih merasa agak sulit untuk percaya pada istilah ‘cinta dumay’ ini.

 Yah, aku mempunyai beberapa kenalan yang telah mempersatukan diri dalam pernikahan, dan percaya atau tidak, mereka dipertemukan oleh salah satu tempat ‘dumay’ yang disebut …jejaring social.

Dan sampai bertahun-tahun pernikahan mereka, mereka hidup dengan normal layaknya pasangan lain yang dipertemukan di dunia nyata.

Maka itu, aku mengubah pandanganku tentang dunia maya. Dunia maya itu ternyata bisa menjadi nyata, tergantung bagaimana kita bersikap.

Tidak semua hal di dunia maya itu palsu. Lagi pula, kalaupun banyak kepalsuan, kenapa harus diambil pusing? Karena tanpa dunia maya, dunia nyata pun sudah dipenuhi dengan kepalsuan…

So, sebenarnya antara ‘nyata’ dan ‘maya’ itu jaraknya tipis. Itu semua tergantung bagaimana bersikap dan menyikapi saja.

Kembali ke topik awal tentang cinta dunia maya…

Walau pada akhirnya aku mengubah pandangan tentang dunia maya, tetap saja menurutku jatuh cinta pada seseorang yang kenal lewat dunia maya…itu..absurd. DULU aku berpikir seperti itu.

Aku sendiri pernah ditembak oleh tiga lelaki yang aku kenal di facebook. Dan itu rasanya ‘aneh’. Aku bingung, kenapa mereka bisa mencintaiku sementara kita hanya bersua di facebook.

Berhubung aku dulunya berpikiran sempit tentang cinta dumay, aku menganggap mereka ‘aneh’.

Namun…sekarang sepertinya aku sudah mulai merubah pandanganku. Entah sejak kapan.

Aku pikir, kenapa kita tidak bisa jatuh cinta pada seseorang yang belum pernah kita temui?

Karena, jatuh cinta itu bukan hanya pada pandangan pertama melalui tatapan mata *kayak lagu saja -__-“*

Jatuh cinta tidak harus karena ‘sosok’.

Jatuh cinta tidak harus karena ‘mengenal’.

Terbukti, aku bertemu dengan begitu banyak orang yang sering aku lihat wajahnya, yang sudah aku kenal luar-dalamnya, yang bahkan baik-buruknya aku tahu. Lalu, apa lantas aku jatuh cinta pada mereka? Tidak. Perasaanku biasa-biasa saja.

So…. cinta itu tidak SELALU tercipta karena ‘sosok’ dan ‘mengenal’kan?

Cinta itu bisa tercipta lewat… kata-kata.

Kata-kata yang dituliskan lewat status facebook, atau pun lewat 140 karakter twitter.

Jatuh cinta pada kata-kata yang ia gores dengan jemarinya..

Cinta juga bisa tercipta lewat..suara.

Pernah merasakan tidak, saat kamu merasa tenang dan nyaman mendengar suara seseorang, walau kamu tak pernah mengenalnya secara nyata? Kamu tak pernah melihat sosoknya, dan hanya bisa mendengar suaranya. Lalu saat tak mendengar suara itu, kamu merindukannya. Merindukan percakapan-percakapan yang mengundang ‘suatu perasaan yang menggelitik’ itu. Suara dan kata-kata yang ia lontarkan mampu membuatmu tertawa walau saat itu kau sedang menangis..

Cinta bisa juga tercipta lewat ‘kecocokan’. Walau kecocokan itu hanya melalui dunia maya.

Namun, sadar tidak? bahwa ternyata rasa ‘kecocokan’ itu yang akhirnya membuat kita jadi saling perhatian satu sama lain. Dan salah kah kalau di antara perhatian-perhatian kecil itu, kemudian timbul benih cinta?

Itu lah Cinta. Memang absurd , tapi bukan lah suatu hal yang tidak mungkin.

Pada kesimpulannya, cinta bisa datang melalui apa saja, tapi pada akhirnya tetap HARUS berakhir dengan pertemuan di dunia nyata dong!


 

**Jejaring social berubah menjadi 'nyata' :)**


 
Miss's WORLD! Copyright © 2012 Design by Ipietoon Blogger Template